
Menhan Israel sebut waktu menipis untuk capai solusi diplomatik dengan Hizbullah

Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant (depan) terlihat saat melakukan inspeksi di Koridor Philadelphia, sebuah zona yang membentang di sepanjang perbatasan Gaza-Mesir, pada 21 Agustus 2024. (Xinhua/GPO/Ariel Hermoni)
Waktu hampir habis untuk mencapai solusi diplomatik guna mencegah perang berskala penuh dengan Hizbullah di Lebanon.
Yerusalem, Wilayah Palestina yang diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Menteri Pertahanan (Menhan) Israel Yoav Gallant pada Senin (16/9) mengatakan kepada menhan Amerika Serikat (AS) bahwa waktu hampir habis untuk mencapai solusi diplomatik guna mencegah perang berskala penuh dengan Hizbullah di Lebanon.Dalam sebuah pembicaraan via telepon, Gallant menginformasikan kepada Menhan AS Lloyd Austin bahwa "peluang untuk tercapainya kerangka kesepakatan makin menipis," demikian menurut pernyataan dari kantor menhan Israel itu."Jalurnya jelas" selama Hizbullah "terus mengaitkan diri dengan Hamas," kata Gallant.Pernyataan itu juga menyebutkan bahwa kedua menhan membahas upaya-upaya untuk mengamankan pembebasan para sandera yang masih ditahan oleh Hamas di Gaza. Gallant menegaskan bahwa Israel akan "terus melancarkan operasi dengan tujuan menghancurkan Hamas dan memastikan pemulangan para sandera yang ditahan oleh Hamas di Gaza, dengan cara apa pun yang diperlukan."Pembicaraan via telepon tersebut dilakukan setelah penasihat senior Gedung Putih Amos Hochstein tiba di Israel pada Senin untuk membahas pertempuran yang sedang berkecamuk, baku tembak antara Israel dan Hizbullah sejak 7 Oktober tahun lalu. Hochstein diperkirakan akan melangsungkan pertemuan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Gallant sebagai bagian dari upaya diplomatik untuk meredakan situasi.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Hamas normalisasi hubungan dengan Suriah dalam kunjungan ke Damaskus
Indonesia
•
21 Oct 2022

TikTok bantah tuduhan mendukung konten pro-Palestina
Indonesia
•
08 Nov 2023

Harris ungguli Trump dalam jajak pendapat baru menyusul mundurnya Biden
Indonesia
•
26 Jul 2024

Menlu China: China siap bantu Afghanistan wujudkan perdamaian dan stabilitas
Indonesia
•
08 May 2023


Berita Terbaru

Badan Maritim PBB hentikan evakuasi setelah serangan di Teluk Oman, 11.000 pelaut terjebak di Selat Hormuz
Indonesia
•
26 Jun 2026

Iran desak AS hentikan interpretasi yang bertentangan dengan MoU perdamaian
Indonesia
•
26 Jun 2026

Arab Saudi tangguhkan perjalanan ke tiga negara Afrika, cegah penyebaran Ebola
Indonesia
•
26 Jun 2026

Oman tegaskan Selat Hormuz tak akan kenakan biaya transit, jamin navigasi tetap aman
Indonesia
•
26 Jun 2026
