
Trump umumkan gencatan senjata antara Israel dan Iran

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berjalan menuju South Lawn untuk menaiki Marine One di Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 20 Juni 2025. (Xinhua/Hu Yousong)
Trump mengucapkan selamat kepada Iran dan Israel, dan mengungkapkan gencatan senjata akan dimulai dalam waktu kurang lebih enam jam, menyusul selesainya operasi militer yang sedang berlangsung dari masing-masing pihak.
New York City, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Senin (23/6) mengumumkan Israel dan Iran telah mencapai kesepakatan resmi untuk mengimplementasikan gencatan senjata secara menyeluruh, menandai apa yang disebutnya sebagai akhir dari "Perang 12 Hari."Dalam sebuah unggahan di platform Truth Social pada Senin pukul 18.02 waktu setempat, Trump mengucapkan selamat kepada kedua negara dan mengungkapkan gencatan senjata akan dimulai dalam waktu kurang lebih enam jam, menyusul selesainya operasi militer yang sedang berlangsung dari masing-masing pihak. Gencatan senjata pada awalnya akan berlangsung selama 12 jam, dengan para pihak yang berkonflik akan mempertahankan sikap "damai dan saling menghormati."Menurut Trump, Iran akan memulai gencatan senjata, diikuti oleh Israel 12 jam kemudian, dengan puncaknya pengumuman resmi berakhirnya perang pada 24 jam berikutnya."Dengan asumsi bahwa semuanya berjalan sebagaimana mestinya, dan memang demikian," tulis Trump, "Saya ingin mengucapkan selamat kepada kedua negara... karena memiliki stamina, keberanian, dan kecerdasan untuk mengakhiri apa yang seharusnya disebut sebagai 'PERANG 12 HARI'."Menyebut kesepakatan ini sebagai sebuah terobosan yang "dapat menyelamatkan Timur Tengah dari kehancuran selama bertahun-tahun," Trump mengakhiri pengumumannya dengan sebuah pesan menyentuh tentang persatuan, "Tuhan memberkati Israel, Tuhan memberkati Iran, Tuhan memberkati Timur Tengah, Tuhan memberkati Amerika Serikat, dan TUHAN MEMBERKATI DUNIA!"Belum ada konfirmasi langsung dari pejabat Israel atau Iran terkait pengumuman Trump ini. Beberapa sumber dari Gedung Putih dan Pentagon juga belum mengeluarkan pernyataan resmi.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Trump ingin AS ambil alih kepemilikan Jalur Gaza
Indonesia
•
06 Feb 2025

Kota Yeosu di Korsel uji radiasi pada ikan jelang pembuangan air limbah radioaktif Fukushima
Indonesia
•
13 Jul 2023

Komite pengelola Gaza mulai bekerja lewat pertemuan di Kairo
Indonesia
•
17 Jan 2026

Menhan Israel ancam aneksasi area-area di Gaza sampai Hamas bebaskan sandera
Indonesia
•
22 Mar 2025


Berita Terbaru

Kremlin sebut situasi Timur Tengah berkembang sesuai skenario terburuk
Indonesia
•
27 Mar 2026

Hakim AS tangguhkan upaya Pentagon hukum Anthropic yang tolak berikan akses kepada pemerintah
Indonesia
•
27 Mar 2026

Jumlah korban sipil di Iran dan Lebanon kian bertambah
Indonesia
•
27 Mar 2026

Analisis – Pengerahan pasukan darat AS ke Iran dapat rugikan Trump dari segi politik
Indonesia
•
27 Mar 2026
