
Robot anjing buatan China saingi manusia, melaju hingga 10,3 meter/detik

Seorang teknisi menyetel sebuah robot berkaki empat yang tahan ledakan di Sevnce Robotics di Chongqing, China barat daya, pada 8 Mei 2025. (Xinhua/Wang Quanchao)
Robot anjing yang diproduksi di China memiliki frekuensi langkah 5 kali per detik, menjadikannya salah satu robot berkaki empat tercepat di dunia.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Dalam sebuah acara televisi (TV) pada Ahad (6/7), sebuah robot anjing yang diproduksi di China berlari dengan kecepatan 10,3 meter per detik, yang setara dengan pelari manusia kelas dunia. Pencapaian tersebut menandai tonggak sejarah baru dalam bidang robotik.Dalam demonstrasi publik itu, Black Panther, robot anjing berkaki empat yang memilik bobot 38 kilogram dan tinggi 0,63 meter, berhasil memecahkan rekor dunia lari cepat untuk robot anjing, mengungguli WildCat buatan Boston Dynamics.Video yang disiarkan oleh lembaga penyiaran televisi pemerintah China CCTV menunjukkan robot anjing tersebut berhasil mencapai kecepatan yang mengesankan di atas treadmill, yaitu melebihi 10 meter per detik dalam waktu kurang dari 10 detik. Sebagai perbandingan, rekor dunia lari 100 meter milik Usain Bolt adalah 9,58 detik, setara dengan kecepatan 10,44 meter per detik.Diluncurkan pada Januari lalu, robot anjing tersebut memiliki frekuensi langkah 5 kali per detik, menjadikannya salah satu robot berkaki empat tercepat di dunia.Tim di balik proyek ini merupakan kolaborasi antara institut inovasi humanoid di Universitas Zhejiang dan perusahaan rintisan (startup) Mirror Me yang berkantor pusat di Hangzhou.Dalam beberapa bulan terakhir, Black Panther mengalami penyempurnaan dengan mengintegrasikan tiga kaki bagian bawahnya yang terpisah yang terbuat dari serat karbon, sehingga meningkatkan kekuatannya secara keseluruhan.Black Panther kini dapat berlari cepat melampaui kebanyakan manusia, tetapi masih tertinggal dari pelari-pelari cepat di darat, seperti cheetah, burung unta, dan wildebeest. Penerapan robot tersebut di masa depan dapat diperluas ke bidang bantuan bencana dan logistik, seperti navigasi cepat di antara puing-puing bangunan yang hancur akibat gempa bumi.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

PBB sebut stasiun penelitian Bulan jadi tempat lahirnya talenta antariksa internasional
Indonesia
•
29 Nov 2024

Peternakan laut berteknologi tinggi bantu perlindungan lingkungan di Hainan, China
Indonesia
•
13 Jun 2023

Tim ilmuwan China catat kemajuan baru dalam inovasi orisinal pestisida hijau
Indonesia
•
11 Sep 2024

China mulai studi kelayakan untuk konstelasi komputasi cerdas berbasis luar angkasa
Indonesia
•
06 Apr 2026


Berita Terbaru

Superkomputer China LineShine puncaki TOP500, jadi yang pertama tembus 2 EFLOPS
Indonesia
•
26 Jun 2026

Terobosan AI medis! Teknologi ini bisa membantu mendeteksi skizofrenia lewat gelombang otak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Masayoshi Son: SoftBank fokus pada AI, cip, infrastruktur, dan robotik untuk percepat ekspansi
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Hampir 40 tahun jelajahi hutan, profesor BRIN temukan tiga spesies baru kantong semar, selamatkan Nepenthes Indonesia
Indonesia
•
25 Jun 2026
