
Biden dilaporkan akan dirikan monumen nasional Grand Canyon demi cegah pertambangan baru

Para wisatawan terlihat di sepanjang Grand Canyon di Arizona, Amerika Serikat, pada 9 Agustus 2019. (Xinhua/Li Ying)
“Presiden Joe Biden melestarikan lebih banyak lahan dan air di tahun pertamanya menjabat dibandingkan semua presiden (AS) sebelumnya sejak JFK, dan rekor perlindungan iklimnya tidak tertandingi.”
New York City, AS (Xinhua) – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden kemungkinan besar akan menetapkan area yang luas di dekat Grand Canyon sebagai monumen nasional guna melindungi ngarai tersebut dari pertambangan uranium, seperti dilansir The Washington Post pada Jumat (4/8) mengutip sumber anonim."Para pemimpin suku setempat dan pencinta lingkungan menghabiskan bertahun-tahun untuk melobi demi melindungi daerah di dekat kawasan tersebut dari potensi pertambangan uranium, yang menurut mereka akan mengancam akuifer dan persediaan air," kata laporan itu. "Mereka meminta Washington untuk melipatgandakan kawasan lindung di sekitar ngarai tersebut dengan menyertakan 1,1 juta ekar lahan publik di Monumen Nasional Grand Canyon Baaj Nwaavjo I'tah Kukveni."Menurut laporan tersebut, Biden akan melakukan tur keliling Arizona pekan depan. Gedung Putih sebelumnya mengumumkan bahwa sang presiden akan menjadikan perubahan iklim dan agenda lingkungannya sebagai fokus saat mengunjungi sejumlah tempat selama tur tersebut.Para pejabat federal mulai memberi tahu kelompok-kelompok suku dan lingkungan untuk siap menghadapi kemungkinan pengumuman terkait Grand Canyon pada awal pekan depan, yang akan dilakukan saat tur Biden ke Arizona, kata laporan itu."Belum ada keputusan yang dibuat," ujar Juru Bicara Gedung Putih Abdullah Hasan melalui email. "Namun, saya dapat beri tahu Anda bahwa Presiden Biden melestarikan lebih banyak lahan dan air di tahun pertamanya menjabat dibandingkan semua presiden (AS) sebelumnya sejak JFK, dan rekor perlindungan iklimnya tidak tertandingi."Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Militer Israel klaim tewaskan komandan markas operasi Hamas di Gaza
Indonesia
•
18 May 2026

Presiden Senegal umumkan berakhirnya semua kehadiran militer asing pada 2025
Indonesia
•
04 Jan 2025

Xi Jinping serukan kerja sama China-Singapura yang berkualitas tinggi
Indonesia
•
18 Nov 2022

Rusia dan Kuba sepakat perkuat hubungan bilateral
Indonesia
•
16 Jun 2023


Berita Terbaru

AS dan Iran teken MoU secara Elektronik untuk akhiri perang
Indonesia
•
16 Jun 2026

KTT G7 dibuka di tengah gelombang unjuk rasa besar-besaran
Indonesia
•
16 Jun 2026

Feature – Kesepakatan damai tercapai, warga Teheran masih menunggu bukti perdamaian
Indonesia
•
16 Jun 2026

KTT G7 akan bahas krisis geopolitik di tengah meningkatnya perpecahan
Indonesia
•
15 Jun 2026
