
AS dan Iran teken MoU secara Elektronik untuk akhiri perang

Orang-orang menghadiri upacara pemakaman di Teheran, Iran, pada 1 April 2026. (Xinhua/Shadati)
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Amerika Serikat (AS) dan Iran telah secara elektronik menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) yang bertujuan untuk mengakhiri perang, demikian dilaporkan media AS pada Senin (15/6).
MoU itu ditandatangani secara virtual oleh Presiden AS Donald Trump, Wakil Presiden AS JD Vance, dan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf, sebut sejumlah laporan.
Ketentuan dalam MoU tersebut diperkirakan akan dipublikasikan dalam waktu 24 hingga 48 jam ke depan, sebagaimana dikutip dari seorang pejabat senior AS.
MoU tersebut dijadwalkan akan ditandatangani secara resmi di Swiss pada 19 Juni mendatang.
Sebelumnya pada Senin, Trump mengatakan melalui akun Truth Social miliknya bahwa kapal-kapal yang memuat minyak telah mulai bergerak keluar dari Selat Hormuz.
Trump pada Ahad (14/6) menyebutkan bahwa kesepakatan dengan Iran telah tercapai, sesaat setelah Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengumumkan kabar tersebut di media sosial X.
AS dan Israel melancarkan serangan besar-besaran terhadap Iran pada 28 Februari, yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei, dan memicu konflik regional yang mengubah lanskap keamanan Timur Tengah. Sejak saat itu, konflik tersebut telah merenggut ribuan nyawa dan mengganggu pasar energi global.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Taiwan terapkan Sistem Identitas Asli untuk pembelian masker
Indonesia
•
12 Mar 2020

Aksi mogok umum digelar di Tepi Barat, kecam serangan Israel di Gaza
Indonesia
•
08 Apr 2025

APEC luncurkan Visi Putrajaya 2040
Indonesia
•
21 Nov 2020

Fokus Berita – Meski unggul di medan perang, Israel terperosok dalam perang tanpa strategi politik untuk keluar
Indonesia
•
22 Jul 2025


Berita Terbaru

Analisis – Israel resmi izinkan pasukan internasional masuk Gaza, apa dampaknya bagi masa depan wilayah itu?
Indonesia
•
31 Jul 2026

Fokus Berita – Mengapa AS dan Arab Saudi tiba-tiba bersatu menyerang Irak? Ini yang dikhawatirkan para analis
Indonesia
•
31 Jul 2026

Mengapa badan intelijen baru Jepang memicu perdebatan? Ini yang dipersoalkan para kritikus
Indonesia
•
31 Jul 2026

Hamas setujui rencana pelucutan senjata bertahap di Gaza, gencatan senjata masuki babak baru
Indonesia
•
31 Jul 2026
