Militer Israel klaim tewaskan komandan markas operasi Hamas di Gaza

Warga Palestina memeriksa kerusakan pascaserangan udara Israel yang menghancurkan sebuah bangunan tiga lantai di lingkungan Zeitoun, Gaza City bagian tenggara, pada 6 Februari 2026. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)

Pasukan Israel masih dikerahkan di sebagian besar wilayah Gaza, di mana Israel terus melancarkan serangan meskipun gencatan senjata diberlakukan. Lebih dari 72.000 orang tewas di Gaza sejak Oktober 2023.

 

Yerusalem, Wilayah Palestina yang diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Militer Israel pada Ahad (17/5) mengatakan bahwa pihaknya telah menewaskan Bahaa Baroud, seorang komandan di markas operasi Hamas, di Jalur Gaza.

Militer Israel mengatakan Baroud tewas dalam serangan udara pada Sabtu (16/5), seraya menambahkan bahwa Baroud membantu merencanakan "banyak" serangan terhadap pasukan dan warga sipil Israel.

Pasukan Israel masih dikerahkan di sebagian besar wilayah Gaza, di mana Israel terus melancarkan serangan meskipun gencatan senjata diberlakukan. Lebih dari 72.000 orang tewas di Gaza sejak Oktober 2023, menurut otoritas kesehatan Gaza.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pekan lalu mengatakan bahwa pasukan Israel menguasai sekitar 60 persen wilayah kantong tersebut, naik dari sekitar 50 persen saat gencatan senjata diumumkan pada Oktober 2025.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait