
Pentagon rilis ‘batch’ kedua berkas UFO

Ilustrasi. (Albert Antony on Unsplash)
Berkas UFO mencakup 222 dokumen, foto, video, dan laporan saksi mata historis, termasuk catatan investigasi historis, serta gambar dan laporan yang dikumpulkan oleh militer dan lembaga pemerintah Amerika Serikat.
Los Angeles, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Pentagon pada Jumat (22/5) merilis batch kedua berkas terkait fenomena anomali tak dikenal (unidentified anomalous phenomena/UAP), yang umumnya dikenal sebagai objek terbang tak dikenal (unidentified flying object/UFO).
Berkas yang baru dirilis tersebut mencakup 222 dokumen, foto, video, dan laporan saksi mata historis, termasuk catatan investigasi historis, serta gambar dan laporan yang dikumpulkan oleh militer dan lembaga pemerintah Amerika Serikat (AS) dalam beberapa tahun terakhir terkait UAP yang diamati di ranah udara, luar angkasa, darat, dan maritim.
Kumpulan data tersebut masih disimpan di situs jejaring pemerintah khusus, war.gov/UFO, dan berkas tambahan akan dirilis secara bertahap, menurut Pentagon.
Juru bicara Pentagon Sean Parnell pada Senin (18/5) mengatakan bahwa situs jejaring tersebut telah menerima lebih dari 1 miliar kunjungan sejak diluncurkan pada 8 Mei, menyoroti tingginya minat publik terhadap topik ini.
Dia mengatakan Pentagon bersama lembaga-lembaga mitranya sedang aktif menyiapkan rilis ketiga berkas UAP.
Batch pertama berkas UAP yang dirilis oleh Pentagon terdiri dari 161 berkas.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Kongres AS bantah klaim Trump soal militer Rusia dan China di Greenland
Indonesia
•
10 Feb 2026

OPEC beri tahu IMF bahwa reli harga minyak terutama karena geopolitik
Indonesia
•
22 Apr 2022

Sedikitnya 15 orang tewas akibat serangan udara Israel di Gaza
Indonesia
•
17 Mar 2025

29 tewas, 17 hilang dalam kecelakaan pesawat militer di Filipina bagian selatan
Indonesia
•
04 Jul 2021


Berita Terbaru

Komisi PBB: Israel lakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Palestina
Indonesia
•
28 Oct 2026

Ukraina dan Rusia mulai gencatan senjata kemanusiaan di Oleshky
Indonesia
•
28 Oct 2026

Serangan udara Arab Saudi hantam Sanaa saat Houthi klaim lancarkan serangan ke Riyadh
Indonesia
•
26 Oct 2026

Jepang tanggapi serius kebakaran besar 530.000 hektare di Mongolia yang terkait kegiatan Mobicom
Indonesia
•
27 Oct 2026
