
Kongres AS bantah klaim Trump soal militer Rusia dan China di Greenland

Seorang pria yang menarik kereta salju dengan seorang anak di atasnya berjalan melewati sebuah supermarket di Nuuk, Greenland, sebuah wilayah otonom Denmark, pada 8 Februari 2026. (Xinhua/Li Ying)
Kongres Amerika Serikat membantah klaim Presiden AS Donald Trump bahwa pulau tersebut "dipenuhi" dengan kapal-kapal Rusia dan China, seraya menyebut pernyataan tersebut "tidak benar".
Nuuk, Greenland (Xinhua/Indonesia Window) - Sebuah delegasi Kongres Amerika Serikat (AS) yang sedang berkunjung ke Greenland pada Senin (9/2) membantah klaim Presiden AS Donald Trump bahwa pulau tersebut "dipenuhi" dengan kapal-kapal Rusia dan China, seraya menyebut pernyataan tersebut "tidak benar".
Dalam konferensi pers di Nuuk, ibu kota Greenland, Senator Independen Angus King dari Maine mengatakan bahwa berdasarkan pengamatan langsung delegasi tersebut dan pengarahan dari Komando Arktik Gabungan Denmark, pernyataan Trump tentang kehadiran kapal-kapal Rusia dan China di sekitar Greenland tidak berdasar.
King juga membantah pernyataan Trump bahwa pertahanan Greenland sangat bergantung pada "anjing kereta salju", seraya menegaskan bahwa "kapasitas keamanan dan pertahanan Greenland kuat dan semakin kokoh", sebagai tanggapan atas pertanyaan dari Xinhua.
Delegasi yang tiba di Nuuk pada Sabtu (7/2) itu bertujuan "memperbaiki hubungan" dan "membangun kembali kepercayaan" dengan Denmark dan Greenland. Delegasi ini dipimpin oleh Senator Partai Republik Lisa Murkowski dari Alaska dan Senator Angus King, serta termasuk sejumlah anggota parlemen baik dari partai Republik maupun Demokrat.
Murkowski mengatakan komentar Trump baru-baru ini soal mengambil alih Greenland dan sejumlah ancaman terkait telah merugikan rakyat Greenland, mengatakan "pernyataan itu menyakitkan hati saya", seraya menambahkan bahwa "beberapa kata Trump telah mengikis dan merusak kepercayaan yang dibangun sejak Perang Dunia II."
Tujuan kunjungan tersebut, kata Murkowski, adalah untuk "bekerja sama dalam membangun kembali kepercayaan itu."
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

AS klaim kesepakatan Selat Hormuz segera tercapai, Iran: Tak ada negosiasi dengan Washington
Indonesia
•
05 Aug 2026

Kepala militer Israel sebut pihaknya akan tingkatkan persiapan untuk operasi darat di Lebanon
Indonesia
•
29 Sep 2024

7 juta botol air Zamzam didistribusikan di Masjid Nabawi selama pandemik
Indonesia
•
25 Mar 2021

Swedia berlakukan pembatasan di area kebocoran jalur pipa Nord Stream untuk investigasi
Indonesia
•
04 Oct 2022


Berita Terbaru

Komisi PBB: Israel lakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Palestina
Indonesia
•
28 Oct 2026

Ukraina dan Rusia mulai gencatan senjata kemanusiaan di Oleshky
Indonesia
•
28 Oct 2026

Serangan udara Arab Saudi hantam Sanaa saat Houthi klaim lancarkan serangan ke Riyadh
Indonesia
•
26 Oct 2026

Jepang tanggapi serius kebakaran besar 530.000 hektare di Mongolia yang terkait kegiatan Mobicom
Indonesia
•
27 Oct 2026
