
Observatorium astronomi milik China temukan asteroid baru dekat Bumi

Foto yang diabadikan pada 4 Mei 2022 ini menunjukkan pemandangan langit malam yang bertabur bintang di atas base camp Gunung Qomolangma. (Xinhua/Jiang Fan)
Observatorium Astronomi Xinjiang (Xinjiang Astronomical Observatory/XAO) yang berada di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China menemukan sebuah asteroid baru dekat Bumi, dengan jarak terdekat asteroid itu ke orbit Bumi adalah lebih dari 30 juta km, kira-kira 80 kali lipat jarak antara Bumi dan Bulan.
Urumqi, Xinjiang (Xinhua) – Teleskop Bidang Lebar Satu Meter Nanshan (Nanshan One-meter Wide-field Telescope) menemukan sebuah asteroid baru dekat Bumi, menurut Observatorium Astronomi Xinjiang (Xinjiang Astronomical Observatory/XAO) yang berada di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China.Pusat Planet Kecil di Persatuan Astronomi Internasional mengonfirmasi penemuan tersebut dan menetapkan asteroid dekat Bumi itu dengan nomor sementara 2023 DB2.Jarak terdekat asteroid itu ke orbit Bumi adalah lebih dari 30 juta km, kira-kira 80 kali lipat jarak antara Bumi dan Bulan, demikian disampaikan oleh Ali Esamdin, seorang peneliti di XAO.Penemuan ini merupakan hasil kerja sama antara XAO dan tim astronomi amatir bernama Xingming.Gao Xing, pemimpin tim astronomi amatir tersebut, menuturkan bahwa kerja sama antara para astronom profesional dan tim astronomi amatir dapat mengungkap lebih banyak rahasia tentang bintang serta membawa astronomi lebih dekat ke khalayak umum.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Model penalaran matematika AI Deepseek pelopori penalaran dengan verifikasi mandiri
Indonesia
•
29 Nov 2025

Perusahaan Arab Saudi dan China gelar uji coba taksi udara
Indonesia
•
15 Jun 2024

Peneliti China prediksi risiko glaukoma dengan Artificial Intelligence
Indonesia
•
04 Jul 2022

China luncurkan alat pintar untuk pahami bahasa kuno
Indonesia
•
19 Dec 2023


Berita Terbaru

China sertifikasi ‘batch’ pertama pilot ‘airship’ buatan dalam negeri untuk layanan komersial
Indonesia
•
10 May 2026

Suhu permukaan laut ekstrapolar tertinggi kedua pada April
Indonesia
•
10 May 2026

Penelitian ungkap Selandia Baru diprediksi akan hadapi lonjakan tajam kasus kanker lambung
Indonesia
•
10 May 2026

Teknologi antarmuka otak-komputer bantu rehabilitasi pasien penyakit saraf
Indonesia
•
10 May 2026
