
Peneliti China prediksi risiko glaukoma dengan Artificial Intelligence

Ilustrasi. Glaukoma adalah kondisi mata di mana saraf optik yang menghubungkan mata ke otak mengalami kerusakan. (Tobias Dahlberg from Pixabay)
Ilustrasi. Pada dokter menyarakan tes mata dilakukan secara rutin setidaknya setiap dua tahun. (David Travis on Unsplash)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Material filter baru dikembangkan China untuk pengolahan air limbah bersalinitas tinggi
Indonesia
•
10 Jan 2025

Starship milik SpaceX lakukan uji terbang ketiga, namun hilang saat kembali ke Bumi
Indonesia
•
15 Mar 2024

Ilmuwan selubungi jari robotik dengan kulit dari sel manusia
Indonesia
•
10 Jun 2022

Tim dokter China kembangkan sistem skrining kanker payudara berbasis AI di ‘smartphone’
Indonesia
•
30 Oct 2024


Berita Terbaru

19 patogen picu 9,7 juta infeksi dan 50.800 kematian per tahun di AS
Indonesia
•
28 Oct 2026

Amazon di Brasil lepaskan 1,17 miliar ton karbon lebih banyak daripada yang diserap per tahun
Indonesia
•
23 Oct 2026

96 persen terumbu karang dunia terancam kritis akibat pemanasan laut, Great Barrier Reef Australia bisa hancur pada 2075
Indonesia
•
23 Oct 2026

Feature – Menimbang klaim manfaat ‘peach gum’, hidangan penutup dari getah pohon persik
Indonesia
•
22 Oct 2026
