
Peneliti China prediksi risiko glaukoma dengan Artificial Intelligence

Ilustrasi. Glaukoma adalah kondisi mata di mana saraf optik yang menghubungkan mata ke otak mengalami kerusakan. (Tobias Dahlberg from Pixabay)
Ilustrasi. Pada dokter menyarakan tes mata dilakukan secara rutin setidaknya setiap dua tahun. (David Travis on Unsplash)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Kandungan FAME dalam B30 jaga kualitas mesin kendaraan
Indonesia
•
17 Jan 2020

COVID-19 – Relawan uji vaksin Vector Rusia tidak menunjukkan efek samping
Indonesia
•
22 Aug 2020

Peneliti rancang perangkat wearable untuk latihan jalan resistansi menyamping
Indonesia
•
13 Oct 2023

Tim peneliti China rancang sistem AI-Chemist untuk fasilitasi eksperimen kimia
Indonesia
•
20 Oct 2022


Berita Terbaru

Jepang temukan bahan kimia industri beracun lampaui ambang batas di 629 lokasi pemantauan air
Indonesia
•
30 Mar 2026

Jepang kembali batalkan uji terbang perdana kendaraan eksperimental roket ‘reusable’ akibat malafungsi
Indonesia
•
30 Mar 2026

Mengisap vape berpotensi picu kanker
Indonesia
•
31 Mar 2026

China luncurkan roket pengangkut Lijian-2 Y1
Indonesia
•
31 Mar 2026
