Militer Iran takkan izinkan ekspor minyak melalui Selat Hormuz

Foto yang dirilis pada 21 Juli 2019 ini menunjukkan kapal tanker minyak Inggris Stena Impero dikelilingi oleh 'speedboat' Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolution Guards Corps/IRGC) Iran di Selat Hormuz, Iran. (Xinhua/ISNA/Morteza Akhoundi)

Selat Hormuz telah ditutup, dan pasukan angkatan laut IRGC serta tentara Iran akan membakar kapal apa pun yang mencoba melewatinya.

 

Teheran, Iran (Xinhua/Indonesia Window) – Seorang penasihat militer senior Iran pada Senin (2/3) mengatakan angkatan bersenjata negara itu tidak akan mengizinkan ekspor minyak apa pun melalui Selat Hormuz.

Ebrahim Jabbari, penasihat kepala komandan Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) Iran, menyampaikan pernyataan tersebut dalam sesi wawancara dengan stasiun televisi milik pemerintah Iran, IRIB TV, seraya memperingatkan bahwa angkatan bersenjata Iran akan mengambil tindakan terhadap setiap pergerakan kapal tanker minyak yang melewati Selat Hormuz.

Jabbari mengatakan Selat Hormuz telah ditutup, dan pasukan angkatan laut IRGC serta tentara Iran akan membakar kapal apa pun yang mencoba melewatinya.

Jabbari menuturkan jalur pipa minyak di kawasan itu juga akan menjadi target Iran dan "kami tidak akan membiarkan minyak diekspor dari kawasan ini."

Lebih lanjut dia menambahkan Amerika Serikat bergantung pada minyak dari kawasan Asia Barat, "tetapi mereka harus tahu bahwa tidak setetes minyak pun akan dipasok ke mereka."

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait