Rusia kutuk keras serangan Israel terhadap konsulat Iran di Suriah

Tim penyelamat bekerja di gedung konsulat Iran yang hancur di Damaskus, Suriah, pada 1 April 2024. (Xinhua/Ammar Safarjalani)
Serangan Israel terhadap gedung konsulat Iran di Damaskus, ibu kota Suriah menandai eskalasi signifikan dalam konflik Israel-Iran, mengingat serangan ini merupakan serangan pertama terhadap Kedutaan Besar Iran di Suriah sejak pecahnya perang saudara di Suriah pada 2011.
Moskow, Rusia (Xinhua) – Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Rusia pada Senin (1/4) mengutuk keras serangan yang dilancarkan Israel terhadap gedung konsulat Iran di Damaskus, ibu kota Suriah, sebelumnya pada hari itu, mengatakan bahwa tindakan tersebut "tidak dapat diterima.""Kami menganggap setiap serangan terhadap fasilitas diplomatik dan konsuler, dengan statusnya sebagai lokasi yang tidak dapat diganggu gugat dijamin oleh Konvensi Wina, sebagai tindakan yang tidak dapat diterima," kata Kemenlu Rusia dalam pernyataannya.Seraya mengatakan bahwa serangan tersebut dilakukan di wilayah metropolitan yang padat penduduk dengan risiko tinggi jatuhnya banyak korban dari kalangan warga sipil, kementerian tersebut mengatakan tindakan "agresif" semacam itu oleh Israel "sama sekali tidak dapat diterima dan harus dihentikan."
Tim penyelamat bekerja di dekat gedung konsulat Iran yang hancur di Damaskus, Suriah, pada 1 April 2024. Sedikitnya lima orang, termasuk seorang komandan senior Iran, tewas dalam serangan udara Israel di gedung konsulat Iran di Damaskus pada Senin (1/4), kata duta besar Iran untuk Suriah dan sumber-sumber lainnya. (Xinhua/Ammar Safarjalani)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Israel sebut ada rudal baru dari Iran usai gencatan senjata
Indonesia
•
24 Jun 2025

Arab Saudi produksi 200.000 botol Zamzam per hari
Indonesia
•
05 Apr 2022

MK Thailand copot PM Srettha atas pelanggaran etik
Indonesia
•
15 Aug 2024

Trump sebut AS dan Rusia akan segera mulai negosiasi untuk akhiri konflik Ukraina
Indonesia
•
14 Feb 2025
Berita Terbaru

Pakistan lancarkan serangan udara terhadap berbagai fasilitas Taliban di Afghanistan
Indonesia
•
01 Mar 2026

Hillary Clinton bersaksi dirinya "tidak tahu" soal kejahatan Epstein
Indonesia
•
01 Mar 2026

Pertemuan darurat OKI tolak perluasan permukiman Israel
Indonesia
•
01 Mar 2026

Alasan risiko keamanan, AS izinkan staf nonesensial kedubes tinggalkan Israel
Indonesia
•
01 Mar 2026
