CNSA sebut China terbuka melakukan pertukaran antariksa dengan AS

Seorang pria mengunjungi pameran pencapaian China dalam bidang eksplorasi dan navigasi antariksa di Makau, China selatan, pada 28 November 2023. Sebuah pameran pencapaian China dalam bidang eksplorasi dan navigasi antariksa dibuka pada Selasa (28/11) di Daerah Administratif Khusus (Special Administrative Region/SAR) Makau, dengan tujuan untuk menginspirasi inovasi teknologi di Makau. (Xinhua/Cheong Kam Ka)
Kolaborasi antariksa China-AS dapat dilakukan melalui jalur yang tepat sesuai dengan prosedur aplikasi yang dirilis oleh negara tersebut.
Beijing, China (Xinhua) – China menyambut baik para ilmuwan dari seluruh dunia, termasuk dari Amerika Serikat (AS), untuk mengajukan permohonan sampel Bulan melalui jalur yang tepat sesuai dengan prosedur aplikasi yang dirilis oleh negara tersebut, demikian disampaikan oleh Juru Bicara Administrasi Luar Angkasa Nasional China (China National Space Administration/CNSA) Xu Hongliang pada Jumat (22/12).Dia melontarkan pernyataan tersebut sebagai tanggapan atas pernyataan Duta Besar AS untuk China Nicholas Burns baru-baru ini, seraya menyatakan bahwa China sangat memandang penting kerja sama internasional di bidang antariksa dan selalu terbuka melakukan pertukaran antariksa dengan Amerika Serikat.Menurut laporan China Daily, saat menghadiri kuliah yang diselenggarakan oleh Council on Foreign Relations, sebuah lembaga pemikir di Washington, pada 12 Desember lalu, Burns menanggapi permintaan untuk perspektifnya mengenai kolaborasi antariksa China-AS dengan mengatakan bahwa dia tidak yakin "China menunjukkan minat yang besar untuk bekerja sama dengan AS" di bidang antariksa.Xu menyatakan kebingungannya atas kontradiksi yang tampak, di satu sisi Amerika Serikat menekankan kerja sama, sementara beberapa orang di negara itu memuji Wolf Amendment yang membatasi kerja sama antariksa dengan China dan mendukungnya diterapkan secara permanen."Saya tidak mengerti apakah Amerika Serikat sedang bermain dengan kata-kata atau menghindari tanggung jawab," tutur Xu.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – Rusia kembangkan preparat blokir replikasi virus
Indonesia
•
22 Jan 2021

Penelitian: Venus tak pernah punya lautan
Indonesia
•
14 Oct 2021

Sebanyak 10 persen dalam curah hujan Badai Ian disebabkan perubahan iklim
Indonesia
•
02 Oct 2022

Modul stasiun luar angkasa baru Rusia diluncurkan pada 2025
Indonesia
•
27 May 2021
Berita Terbaru

Rusia luncurkan amunisi peledak jarak jauh 30 mm untuk cegat ‘drone’
Indonesia
•
07 Feb 2026

Satelit BeiDou sediakan layanan komunikasi darurat tanpa cakupan seluler
Indonesia
•
07 Feb 2026

24.000 kematian di AS terkait dengan polusi asap karhutla
Indonesia
•
07 Feb 2026

Jumlah warga Australia pengidap demensia ‘onset’ dini akan meningkat 40 persen pada 2054
Indonesia
•
06 Feb 2026
