
24.000 kematian di AS terkait dengan polusi asap karhutla

Petugas pemadam kebakaran berjuang untuk mengendalikan kebakaran hutan dan lahan di Ventura County, California, Amerika Serikat, pada 7 Agustus 2025. (Xinhua/Qiu Chen)
Paparan kronis terhadap polusi partikel dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memiliki korelasi dengan lebih dari 24.000 kematian setiap tahunnya di Amerika Serikat.
Los Angeles, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Paparan kronis terhadap polusi partikel dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memiliki korelasi dengan lebih dari 24.000 kematian setiap tahunnya di Amerika Serikat (AS), ungkap sebuah studi yang dirilis pada Rabu (4/2).
Studi tersebut, yang diterbitkan dalam jurnal Science Advances, meneliti hubungan antara paparan jangka panjang terhadap materi partikulat halus dari asap karhutla yang dikenal sebagai PM2.5, yakni partikel dengan diameter aerodinamis 2,5 mikrometer atau lebih kecil, dengan angka mortalitas akibat semua penyebab maupun kematian akibat penyebab spesifik di seluruh wilayah AS yang berdekatan dari 2006 hingga 2020.
Selama periode ini, PM2.5 dari asap karhutla diperkirakan berkontribusi terhadap 24.100 kematian setiap tahunnya, menurut studi tersebut.
Para peneliti menemukan bahwa paparan PM2.5 dari karhutla memiliki korelasi dengan peningkatan angka kematian pada hampir semua penyebab yang diteliti, kecuali kematian yang disebabkan oleh kecelakaan transportasi atau jatuh.
Selain itu, para peneliti juga menyebutkan bahwa temuan ini menyoroti risiko-risiko kesehatan masyarakat yang serius akibat paparan kronis terhadap asap karhutla serta menekankan kebutuhan mendesak akan strategi mitigasi yang efektif.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Lokomotif bertenaga baterai buatan China diluncurkan di Thailand
Indonesia
•
12 Jan 2023

China kembangkan membran baru yang dimodifikasi untuk desalinasi air laut
Indonesia
•
15 Mar 2023

Satelit BeiDou sediakan layanan komunikasi darurat tanpa cakupan seluler
Indonesia
•
07 Feb 2026

Ilmuwan China berhasil petakan jaringan otak kera makaka
Indonesia
•
17 May 2024


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
