Khawatir diserang Iran, Israel buka tempat perlindungan

Seorang wanita bermalam bersama anjingnya di sebuah stasiun kereta bawah tanah sebagai tempat berlindung di Tel Aviv, Israel, pada 20 Juni 2025. (Xinhua/Chen Junqing)

Yerusalem (Al-Quds), Wilayah Palestina yang diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Sejumlah pemerintah kota di Israel (wilayah Palestina yang diduduki) pada Kamis (23/7) menyatakan telah membuka tempat-tempat perlindungan umum di tengah kekhawatiran akan kemungkinan serangan Iran menyusul eskalasi ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Kota-kota yang membuka tempat perlindungan tersebut antara lain Ramat Gan dan Herzliya di kawasan metropolitan Tel Aviv, kota resor Eilat di pesisir Laut Merah bagian selatan, serta Karmiel di wilayah utara.

Pemerintah kota Ramat Gan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya memutuskan untuk membuka seluruh tempat perlindungan umum setelah evaluasi keamanan menunjukkan adanya peningkatan risiko serangan rudal Iran pada akhir pekan mendatang.

Pemerintah kota tersebut juga mendesak warga untuk memeriksa dan mempersiapkan tempat-tempat perlindungan di bangunan yang digunakan bersama.

Pemerintah kota Herzliya mengatakan timnya sedang bekerja membersihkan dan menata tempat-tempat perlindungan guna memastikan kesiapan, sementara pemerintah kota Eilat menginstruksikan warga untuk mengikuti panduan Komando Front Dalam Negeri militer Israel.

Pemerintah kota Karmiel mengumumkan bahwa semua tempat perlindungan telah dibuka dan mengimbau warga untuk bersiap menghadapi kemungkinan situasi darurat.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait