Aljazair putus hubungan diplomatik dengan UEA, duta besar diberi waktu 48 jam

Foto yang diabadikan pada 3 Februari 2024 ini memperlihatkan pemandangan malam pusat kota Aljir, ibu kota Aljazair. (Xinhua)

Aljir, Aljazair (Xinhua/Indonesia Window) – Aljazair pada Kamis (10/9) mengumumkan keputusannya untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Uni Emirat Arab (UEA) setelah "mengupayakan segala cara" untuk mempertahankan hubungan kedua negara, demikian dilaporkan Algeria Press Service (APS).

Mengutip sebuah pernyataan Kementerian Luar Negeri Aljazair, APS mengatakan Aljazair telah menunjukkan "sikap sangat menahan diri dan rasa tanggung jawab yang tinggi" dalam menanggapi apa yang digambarkannya sebagai "tindakan provokatif atau bermusuhan" yang semakin meningkat dari pihak UEA.

"Meski telah berulang kali memberikan peringatan dan seruan agar UEA mempertimbangkan konsekuensi serius" dari perilakunya, kata kementerian tersebut, UEA tetap bersikeras melakukan tindakan yang telah mencapai "batas dari apa yang dapat diterima atau ditoleransi."

Kementerian itu menyatakan bahwa duta besar UEA telah diterima di kantor pusat kementerian tersebut pada Kamis dan secara resmi diberitahukan mengenai keputusan itu, dengan batas waktu 48 jam untuk mematuhinya.

Walaupun alasan di balik langkah tersebut masih belum jelas, outlet media Aljazair sebelumnya menuduh UEA berupaya memicu ketegangan regional.

Laporan: Redaksi

 

Bagikan

Komentar

Berita Terkait