
Retakan pada badan pesawat picu inspeksi besar-besaran Boeing 737 MAX di AS

Sebuah pesawat Alaska Airlines lepas landas dari Bandara Internasional San Francisco di San Francisco, Amerika Serikat, pada 4 April 2024. (Xinhua/Li Jianguo)
San Francisco, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Administrasi Penerbangan Federal (Federal Aviation Administration/FAA) Amerika Serikat (AS) telah memerintahkan inspeksi terhadap ratusan pesawat Boeing 737 MAX untuk mendeteksi retakan pada badan pesawat, seraya memperingatkan bahwa kerusakan yang tidak terdeteksi dapat membahayakan integritas struktural.
Dalam sebuah Perintah Kelaikudaraan (Airworthiness Directive/AD) yang dikeluarkan pada Kamis (6/8), FAA mengatakan bahwa perintah tersebut berlaku untuk pesawat Boeing 737 MAX 8, MAX 9, dan MAX 8-200 tertentu serta berdampak terhadap sekitar 471 pesawat yang terdaftar di AS.
Perintah itu, yang mulai berlaku pada 10 September, dipicu oleh laporan mengenai retakan pada tali pengikat (bear strap) di sudut atas depan bukaan pintu dapur (galley) depan, menurut FAA.
"FAA mengeluarkan AD ini untuk mengatasi retakan pada kulit badan pesawat dan tali pengikat, yang dapat menyebabkan ketidakmampuan elemen struktural utama untuk menahan beban batas dan berdampak buruk terhadap integritas struktural pesawat," kata FAA.
Boeing mengatakan pihaknya telah melakukan analisis teknik untuk menentukan penyebab retakan tersebut dan sedang mengupayakan perubahan teknik guna mencegah hal itu terjadi di masa mendatang, menurut laporan media.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Biden kenakan sanksi berat jika Putin tidak mundur dari Ukraina
Indonesia
•
01 Jan 2022

Erdogan sambut baik keputusan Hamas terima proposal gencatan senjata Gaza
Indonesia
•
08 May 2024

100.000 anak Lebanon terancam gagal masuk sekolah akibat dampak perang
Indonesia
•
03 Jul 2026

Trump ancam terapkan tarif bagi negara yang tak dukung rencananya dapatkan Greenland
Indonesia
•
17 Jan 2026


Berita Terbaru

Satu nyawa melayang, virus West Nile kembali mengintai Israel
Indonesia
•
07 Aug 2026

UNICEF: Wabah Ebola tewaskan 330 anak di RD Kongo, balita jadi korban terbanyak
Indonesia
•
07 Aug 2026

Media Saudi: Iran dan Oman capai kesepahaman awal untuk buka kembali Selat Hormuz
Indonesia
•
07 Aug 2026

PBB: Serangan Israel ke Lebanon capai titik tertinggi sejak kesepakatan gencatan senjata
Indonesia
•
07 Aug 2026
