
Irlandia larang dua menteri Israel masuk ke negaranya demi bela Palestina

Perdana Menteri Irlandia Micheal Martin menyampaikan sebuah pidato dalam Debat Umum sesi ke-80 Majelis Umum PBB (UN General Assembly/UNGA) di Kantor Pusat PBB di New York City pada 26 September 2025. (Xinhua/Li Rui)
Menteri Kehakiman Irlandia Jim O'Callaghan telah menjatuhkan larangan perjalanan terhadap Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir dan Menteri Keuangan Bezalel Smotrich.
London, Inggris (Xinhua/Indonesia Window) – Perdana Menteri (PM) Irlandia Micheal Martin pada Jumat (5/6) mengonfirmasi bahwa Menteri Kehakiman Jim O'Callaghan telah menjatuhkan larangan perjalanan terhadap Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir dan Menteri Keuangan Bezalel Smotrich.
Menurut laporan-laporan media Irlandia, Martin menyampaikan pernyataan tersebut dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Uni Eropa (UE)-Balkan Barat di Tivat, Montenegro, di mana dia mengkritik tindakan dan pernyataan dari dua menteri Israel tersebut, dengan mengatakan bahwa hal itu "sama saja dengan keinginan untuk melihat pemusnahan warga Palestina dari Palestina."
Martin juga menyebutkan dirinya yakin langkah-langkah lebih lanjut terhadap mereka harus diambil di tingkat UE.
"Menurut pandangan saya, perilaku mereka juga membenarkan penjatuhan sanksi di tingkat UE," ujarnya, seraya menambahkan bahwa Irlandia akan mengangkat masalah ini bersama para mitra Eropa mereka.
Dalam sebuah pernyataan, juru bicara (jubir) O'Callaghan menyampaikan larangan perjalanan tersebut telah disepakati oleh pemerintah pada awal pekan ini dan tidak memerlukan persetujuan kabinet.
Sang jubir menuturkan bahwa petugas imigrasi telah diinstruksikan untuk menolak masuknya Ben-Gvir dan Smotrich, jika mereka mencoba memasuki Irlandia.
Pernyataan tersebut menggambarkan kedua menteri itu sebagai anggota pemerintah Israel yang berperan penting dalam memicu bencana yang sedang terjadi di Gaza.
Prancis telah melarang Ben-Gvir memasuki negara tersebut bulan lalu, menurut sejumlah laporan media.
Selain itu, Martin dan Menteri Luar Negeri Irlandia Helen McEntee juga mengecam sebuah video yang dibagikan oleh Ben-Gvir pada Mei lalu, yang diduga menghina para aktivis dalam perjalanan mereka menuju Gaza, ujar laporan-laporan tersebut.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Konferensi Jalur Sutra daring akan digelar di China barat laut
Indonesia
•
06 Sep 2023

Takaichi resmi terpilih kembali sebagai PM Jepang
Indonesia
•
18 Feb 2026

China dan Filipina pererat hubungan di tahun yang baru
Indonesia
•
05 Jan 2023

Kompetisi Al-Qur'an King Abdulaziz Saudi 2022 digelar September
Indonesia
•
28 Jan 2022


Berita Terbaru

Komisi PBB: Israel lakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Palestina
Indonesia
•
28 Oct 2026

Ukraina dan Rusia mulai gencatan senjata kemanusiaan di Oleshky
Indonesia
•
28 Oct 2026

Serangan udara Arab Saudi hantam Sanaa saat Houthi klaim lancarkan serangan ke Riyadh
Indonesia
•
26 Oct 2026

Jepang tanggapi serius kebakaran besar 530.000 hektare di Mongolia yang terkait kegiatan Mobicom
Indonesia
•
27 Oct 2026
