
Hakim AS rilis surat bunuh diri yang diduga milik Epstein

Foto yang diabadikan pada 11 Agustus 2022 ini menunjukkan gedung Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) di Washington DC, AS. (Xinhua/Liu Jie)
Kematian Jeffrey Epstein dinyatakan sebagai bunuh diri, namun pertanyaan mengenai penjelasan resmi tersebut tak kunjung hilang selama bertahun-tahun.
New York City, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Seorang hakim federal Amerika Serikat (AS) pada Rabu (6/5) merilis surat bunuh diri yang diduga ditulis oleh terpidana kasus kejahatan seksual Jeffrey Epstein sebelum kematiannya di sel penjara di New York.
Teman satu sel Epstein menyatakan bahwa dia menemukan surat tersebut di dalam sebuah buku setelah upaya bunuh diri Epstein yang gagal, beberapa pekan sebelum dia benar-benar meninggal pada Agustus 2019.
"Mereka memeriksa saya selama berbulan-bulan – Tidak menemukan APA PUN!!!" demikian bunyi surat tersebut. "Sungguh suatu kenikmatan bisa memilih waktu untuk mengucapkan selamat tinggal."
"Kalian mau saya berbuat apa – Menangis histeris!! Tidak seru – TIDAK SEPADAN!!" lanjut surat itu.
Surat itu, yang ditulis dengan tangan dan tidak bertanggal maupun ditandatangani, hingga kini belum diautentikasi dan tidak termasuk dalam jutaan halaman dokumen terkait Epstein yang dirilis sebelumnya pada tahun ini oleh Departemen Kehakiman AS.
Hakim Distrik AS Kenneth Karas memerintahkan perilisan surat tersebut menyusul permintaan dari The New York Times, yang melaporkan keberadaan surat itu pekan lalu dan berargumen bahwa tidak ada dasar untuk tetap merahasiakan dokumen tersebut.
Epstein mengaku bersalah pada 2008 atas dakwaan tingkat negara bagian terkait tindakan meminta layanan prostitusi dari anak di bawah umur. Dia kembali ditangkap pada Juli 2019 atas dakwaan perdagangan seks federal dan ditemukan tewas di sel penjaranya pada bulan berikutnya.
Meskipun otoritas federal menyatakan kematiannya sebagai bunuh diri, pertanyaan mengenai penjelasan resmi tersebut tak kunjung hilang selama bertahun-tahun.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Israel lanjutkan serangan di pinggiran Beirut, Lebanon ajukan perlindungan untuk warisan budaya
Indonesia
•
11 Nov 2024

Belum ada kesepakatan yang difinalisasi dengan AS, Iran tegaskan hak kelola Selat Hormuz
Indonesia
•
30 May 2026

Selat Hormuz memanas lagi! AS langsung gempur fasilitas rudal Iran
Indonesia
•
27 Jun 2026

Uni Afrika aebut Afrika merugi 18 miliar dolar AS setiap tahun akibat konflik
Indonesia
•
29 Jan 2025


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
