Filipina peringatkan soal potensi suhu udara "berbahaya" hingga 51 derajat

Seorang siswa kelas empat mengikuti kelas daring di rumahnya di Quezon City, Filipina, pada 5 April 2024. Cuaca terik memaksa 3.954 sekolah di seluruh Filipina untuk menerapkan metode pembelajaran alternatif guna melindungi para siswa dari indeks panas yang tinggi. (Xinhua/Rouelle Umali)
Indeks panas tinggi di Filipina dapat mencapai hingga 51 derajat Celsius di sedikitnya sembilan wilayah di seluruh negara tersebut.
Manila, Filipina (Xinhua) – Biro cuaca negara Filipina pada Senin (8/4) memperingatkan soal indeks panas tinggi yang dapat mencapai hingga 51 derajat Celsius di sedikitnya sembilan wilayah di seluruh negeri.Biro negara tersebut mengatakan sembilan wilayah di Filipina masuk dalam kategori "bahaya," yang mengindikasikan suhu di kisaran 42 hingga 51 derajat Celsius.Wilayah lain di negara di Asia Tenggara itu masuk dalam kategori "kewaspadaan ekstrem," dengan suhu di kisaran 33 hingga 41 derajat Celsius.Indeks panas mengukur level panas yang dirasakan ketika kelembapan relatif di suatu lokasi dipertimbangkan. Masyarakat di daerah yang mencatat indeks panas di level berbahaya kemungkinan akan mengalami kram panas (heat cramps) dan kelelahan."Sengatan panas (heat stroke) juga mungkin terjadi jika terpapar secara terus-menerus," kata biro tersebut memperingatkan.Untuk menghindari potensi komplikasi dari panas yang ekstrem, biro tersebut menyarankan agar masyarakat membatasi aktivitas di luar ruangan dan mengonsumsi air dalam jumlah banyak.Pemerintah mengizinkan sekolah-sekolah untuk mengadakan kelas daring alih-alih kelas tatap muka untuk melindungi siswa, terutama anak-anak, dari indeks panas yang tinggi.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Hampir 10.000 bilah kayu berusia lebih dari 1.700 tahun ditemukan di China tengah
Indonesia
•
23 Dec 2023

Indonesia terapkan pembelajaran jarak jauh nuklir
Indonesia
•
25 Sep 2019

52 persen populasi global derita sakit kepala setiap tahun, 14 persen alami migrain
Indonesia
•
12 Apr 2022

Situs prasejarah di Ningxia, China, jadi tambang emas pariwisata
Indonesia
•
04 Aug 2023
Berita Terbaru

Rusia luncurkan amunisi peledak jarak jauh 30 mm untuk cegat ‘drone’
Indonesia
•
07 Feb 2026

Satelit BeiDou sediakan layanan komunikasi darurat tanpa cakupan seluler
Indonesia
•
07 Feb 2026

24.000 kematian di AS terkait dengan polusi asap karhutla
Indonesia
•
07 Feb 2026

Jumlah warga Australia pengidap demensia ‘onset’ dini akan meningkat 40 persen pada 2054
Indonesia
•
06 Feb 2026
