
2 ‘drone’ dari Konflik Israel-Iran jatuh di Yordania, lukai seorang anak

Foto yang diabadikan pada 19 Juni 2025 ini menunjukkan bangunan Pusat Medis Soroka yang rusak di Be'er Sheva, Israel selatan. (Xinhua/JINI/Marc Israel Sellem)
Dua drone jatuh di Yordania, dengan salah satunya melukai seorang anak perempuan berusia 12 tahun di Distrik Azraq bagian timur, sementara satu drone lainnya menyebabkan kerusakan properti di Amman utara.
Amman, Yordania (Xinhua/Indonesia Window) – Dua drone jatuh di Yordania pada Kamis (19/6), dengan salah satunya melukai seorang anak perempuan berusia 12 tahun di Distrik Azraq bagian timur, sementara satu drone lainnya menyebabkan kerusakan properti di Amman utara, demikian dilaporkan Direktorat Keamanan Publik (Public Security Directorate/PSD) Yordania.Dalam insiden pertama, drone jatuh pada siang hari di Amman utara di dekat sebuah area komersial. Akibatnya, sebuah kendaraan sipil dan sebuah halte bus mengalami kerusakan, namun tidak ada korban jiwa atau pun korban luka yang dilaporkan dalam insiden itu, kata PSD dalam sebuah pernyataan.Setelah itu, sebuah drone lainnya jatuh di Distrik Azraq dan melukai seorang anak perempuan berusia 12 tahun serta menyebabkan kerusakan pada tiga rumah dan dua kendaraan, tambah pernyataan itu.Badan-badan keamanan dan militer Yordania telah meluncurkan investigasi atas kedua insiden tersebut.Jatuhnya drone tersebut terjadi menyusul serangkaian laporan yang diterima PSD sejak Jumat (13/6) terkait jatuhnya benda-benda yang diyakini sebagai pecahan rudal Iran. Pada Sabtu (14/6), lima orang mengalami luka-luka ketika salah satu pecahan tersebut menghantam sebuah rumah di Kota Irbid, Yordania utara, lapor kantor berita Petra yang dikelola pemerintah.Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan regional usai Israel meluncurkan serangan udara berskala besar yang menargetkan fasilitas-fasilitas Iran pada Jumat.Menanggapi konflik yang kian meluas, Yordania telah beberapa kali menutup wilayah udaranya dan mencegat objek-objek udara di atas wilayahnya. Langkah ini menekankan bahwa negara kerajaan itu tidak akan membiarkan wilayahnya menjadi "medan perang" bagi pihak mana pun.PSD mendesak masyarakat untuk tetap waspada dan tidak mendekati puing-puing apa pun yang mencurigakan, yang memperingatkan akan adanya potensi bahaya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

AS bisa kirim rudal Tomahawk ke Ukraina lewat sekutu Eropa
Indonesia
•
30 Sep 2025

UEA umumkan kasus pertama cacar monyet setelah berkunjung ke Afrika Barat
Indonesia
•
25 May 2022

Hamas sebut lebih dari 60 sandera hilang akibat serangan udara Israel
Indonesia
•
05 Nov 2023

Fokus Berita – Pembangunan China peluang bagi dunia, namun disambut sanksi Barat
Indonesia
•
28 Feb 2024


Berita Terbaru

Komisi PBB: Israel lakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Palestina
Indonesia
•
28 Oct 2026

Ukraina dan Rusia mulai gencatan senjata kemanusiaan di Oleshky
Indonesia
•
28 Oct 2026

Serangan udara Arab Saudi hantam Sanaa saat Houthi klaim lancarkan serangan ke Riyadh
Indonesia
•
26 Oct 2026

Jepang tanggapi serius kebakaran besar 530.000 hektare di Mongolia yang terkait kegiatan Mobicom
Indonesia
•
27 Oct 2026
