
Dewan Keamanan PBB putuskan akhiri Misi Hodeidah

Foto yang diabadikan di Sanaa, Yaman, pada 10 Oktober 2025 ini menunjukkan para demonstran meneriakkan berbagai slogan dalam aksi unjuk rasa untuk merayakan gencatan senjata antara Israel dan Hamas. (Xinhua/Mohammed Mohammed)
Misi Hodeidah akan mengurangi operasinya dan kehadiran fisiknya sambil mempersiapkan transisi fungsi-fungsi yang tersisa ke kantor utusan khusus PBB untuk Yaman.
PBB (Xinhua/Indonesia Window) – Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa (27/1) memperbarui mandat Misi PBB untuk Mendukung Perjanjian Hodeidah (UN Mission to Support the Hodeidah Agreement/UNMHA) untuk terakhir kalinya.
Perjanjian Hodeidah bertujuan untuk menetapkan gencatan senjata di seluruh wilayah kegubernuran dan memfasilitasi penarikan kembali pasukan secara timbal balik dari Hodeidah dan pelabuhan-pelabuhannya.
Hodeidah merupakan sebuah kota pelabuhan di pesisir Laut Merah di Yaman barat.
Resolusi 2813 memutuskan untuk memperpanjang mandat UNMHA untuk periode dua bulan terakhir hingga 31 Maret 2026. Selama periode tersebut, misi itu akan mengurangi operasinya dan kehadiran fisiknya sambil mempersiapkan transisi fungsi-fungsi yang tersisa ke kantor utusan khusus PBB untuk Yaman.
Resolusi itu selanjutnya memutuskan bahwa, mulai 1 April 2026, UNMHA akan memulai proses likuidasi. Resolusi tersebut juga meminta sekretaris jenderal PBB, setelah berkonsultasi dengan pihak-pihak Yaman, menyiapkan rencana transisi dan likuidasi untuk misi itu.
Resolusi tersebut diadopsi dengan 13 suara dukungan, sementara China dan Rusia memilih abstain.
Dewan Keamanan PBB membentuk UNMHA pada 2019 untuk mendukung implementasi perjanjian terkait kota Hodeidah dan pelabuhan-pelabuhan Hodeidah, Salif, dan Ras Issa sebagaimana tercantum dalam Perjanjian Stockholm antara pemerintah Yaman dan Houthi.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

UE, NATO, dan Ukraina akan genjot produksi dan pengadaan senjata
Indonesia
•
22 Feb 2023

Tajuk Xinhua: China dan Arab Saudi upayakan kemajuan kemitraan strategis komprehensif (Bagian 2 - selesai)
Indonesia
•
09 Dec 2022

Komite teknokratik pengelola Gaza bersiap masuk ke Jalur Gaza saat korban jiwa berjatuhan kembali
Indonesia
•
27 Jan 2026

Denmark: Investigasi awal tunjukkan kebocoran jalur pipa Nord Stream karena ledakan
Indonesia
•
19 Oct 2022


Berita Terbaru

Perang AS-Iran masuk bulan keenam, ekonomi global masih bertahan? Ini jawaban IMF
Indonesia
•
12 Sep 2026

PBB: 1.500 warga Palestina terusir akibat pembongkaran Israel di Tepi Barat
Indonesia
•
12 Sep 2026

Aljazair putus hubungan diplomatik dengan UEA, duta besar diberi waktu 48 jam
Indonesia
•
12 Sep 2026

Houthi rebut kawasan Selat Bab al-Mandab, kuasai seluruh pesisir barat Yaman
Indonesia
•
12 Sep 2026
