
AS tunggak iuran WHO hingga 4,6 triliun rupiah, pilih kabur

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus berbicara dalam konferensi pers di Jenewa, Swiss, pada 11 Desember 2025. (Xinhua/Lian Yi)
AS belum membayar tunggakan iuran keanggotaannya untuk WHO, namun Trump telah mengumumkan bahwa negaranya akan keluar dari organisasi tersebut satu tahun setelah pemberitahuan.
Jenewa, Swiss (Xinhua/Indonesia Window) – Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Sabtu (24/1) mengatakan bahwa alasan yang diberikan Amerika Serikat (AS) terkait keputusannya untuk menarik diri dari WHO "tidak benar."
Tedros Adhanom Ghebreyesus, direktur jenderal WHO, menyampaikan pernyataan tersebut di platform media sosial X. Dia memperingatkan bahwa langkah itu akan membuat AS dan dunia menjadi "kurang aman."
AS, yang mengumumkan penarikan diri dari WHO setahun lalu, masih belum membayar tunggakan iuran keanggotaannya, demikian dikonfirmasi seorang pejabat pers WHO.
"Hingga saat ini, AS belum membayar jumlah tagihan kontribusi yang diperhitungkan untuk periode dua tahun 2024-2025," kata seorang pejabat pers WHO dalam surel kepada Xinhua pada Rabu (21/1).
Menurut laporan terbaru dari National Public Radio (NPR), organisasi media yang berbasis di AS, jumlah tunggakan tersebut mencapai sekitar 278 juta dolar AS.
*1 dolar AS = 16.902 rupiah
Pejabat itu menambahkan bahwa penarikan resmi AS ada dalam agenda pertemuan Dewan Eksekutif WHO yang akan datang. Disebutkan pula bahwa Sekretariat WHO "akan bertindak sesuai saran dan arahan dari badan-badan pengatur kami."
Pada 20 Januari 2025, Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif untuk menarik keanggotaan negara itu dari WHO. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menerima pemberitahuan resmi dua hari setelahnya.
Berdasarkan piagam organisasi itu, penarikan diri berlaku satu tahun setelah pemberitahuan diberikan.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Arab Saudi keluarkan 108.041 izin umroh melalui aplikasi I’tamarna
Indonesia
•
03 Oct 2020

148 negara setuju, hanya AS dan Israel tolak deklarasi PBB tentang pembangunan perkotaan
Indonesia
•
17 Jul 2026

Militer Israel klaim telah kalahkan separuh pasukan Hamas di Rafah
Indonesia
•
18 Jun 2024

PM Mahathir: ASEAN organisasi paling stabil di dunia
Indonesia
•
05 Nov 2019


Berita Terbaru

Komisi PBB: Israel lakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Palestina
Indonesia
•
28 Oct 2026

Ukraina dan Rusia mulai gencatan senjata kemanusiaan di Oleshky
Indonesia
•
28 Oct 2026

Serangan udara Arab Saudi hantam Sanaa saat Houthi klaim lancarkan serangan ke Riyadh
Indonesia
•
26 Oct 2026

Jepang tanggapi serius kebakaran besar 530.000 hektare di Mongolia yang terkait kegiatan Mobicom
Indonesia
•
27 Oct 2026
