
Awak Shenzhou-17 rampungkan ‘spacewalk’ pertama

Gambar tangkapan layar yang diabadikan di Pusat Kendali Antariksa Beijing (Beijing Aerospace Control Center/BACC) pada 21 Desember 2023 ini menunjukkan astronaut Shenzhou-17 Tang Hongbo (kanan) dan Tang Shengjie melakukan aktivitas di luar wahana antariksa (extravehicular activity/EVA). (Xinhua/Han Qiyang)
Awak Shenzhou-17, yang saat ini berada di stasiun luar angkasa China yang mengorbit, berhasil merampungkan aktivitas di luar wahana antariksa (extravehicular activity/EVA), atau yang juga dikenal sebagai spacewalk, pertama mereka.
Beijing, China (Xinhua) – Para kru Shenzhou-17, yang saat ini berada di stasiun luar angkasa China yang mengorbit, berhasil merampungkan aktivitas di luar wahana antariksa (extravehicular activity/EVA), atau yang juga dikenal sebagai spacewalk, pertama mereka pada Kamis (21/12) pukul 21.35 Waktu Beijing (20.35 WIB), demikian disampaikan Badan Antariksa Berawak China (China Manned Space Agency/CMSA).Tang Hongbo, Tang Shengjie, dan Jiang Xinlin bekerja selama tujuh setengah jam untuk menyelesaikan tugas-tugas yang ditetapkan, seperti uji perbaikan sayap panel surya modul inti Tianhe, dengan bantuan tim di daratan dan lengan robotik dari stasiun luar angkasa tersebut.Tang Hongbo dan Tang Shengjie telah kembali ke modul laboratorium Wentian dengan selamat.Ini adalah kali kedua bagi Tang Hongbo, penjelajah luar angkasa pertama China yang kembali ke stasiun luar angkasa tersebut untuk misi kedua, untuk melakukan spacewalk. Sementara itu, Tang Shengjie menjadi taikonaut termuda di negara itu yang menjalankan misi EVA.Berdasarkan rencana, para kru Shenzhou-17 akan melakukan sejumlah besar eksperimen sains luar angkasa, uji teknis, spacewalk, dan tugas instalasi muatan aplikasi di luar wahana antariksa di masa mendatang.Mereka telah melakukan banyak tugas sejak memasuki kompleks orbit pada 26 Oktober lalu, termasuk rotasi kru dengan para taikonaut Shenzhou-16, pemeliharaan platform stasiun ruang angkasa, dukungan kehidupan dan kesehatan, inspeksi dan pengujian pakaian EVA, serta inspeksi peralatan pesawat kargo antariksa Tianzhou-6.Para taikonaut juga melakukan pelatihan pengoperasian lengan robotik, latihan penyelamatan darurat, latihan penyelamatan medis, dan latihan keadaan darurat tekanan sistem penuh (full-system pressure emergencies).Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Peneliti kembangkan model penurunan skala untuk estimasi curah hujan harian beresolusi tinggi
Indonesia
•
26 Aug 2025

Wahana antariksa kini dapat dipulihkan di darat dan laut
Indonesia
•
14 Feb 2026

Teleskop James Webb NASA ungkap asal molekul dan kimia planet ekstrasurya
Indonesia
•
25 Nov 2022

Arab Saudi resmikan pabrik ventilator dalam negeri pertama
Indonesia
•
10 Jun 2021


Berita Terbaru

19 patogen picu 9,7 juta infeksi dan 50.800 kematian per tahun di AS
Indonesia
•
28 Oct 2026

Amazon di Brasil lepaskan 1,17 miliar ton karbon lebih banyak daripada yang diserap per tahun
Indonesia
•
23 Oct 2026

96 persen terumbu karang dunia terancam kritis akibat pemanasan laut, Great Barrier Reef Australia bisa hancur pada 2075
Indonesia
•
23 Oct 2026

Feature – Menimbang klaim manfaat ‘peach gum’, hidangan penutup dari getah pohon persik
Indonesia
•
22 Oct 2026
