
Laboratorium dan perusahaan China akan kembangkan ‘konstelasi komputasi luar angkasa’

Foto eksposur panjang (long-exposure) ini menunjukkan versi modifikasi dari roket pengangkut Long March-7 yang membawa satelit Zhongxing-3A saat lepas landas dari Situs Peluncuran Antariksa Wenchang di pesisir Provinsi Hainan, China selatan, pada 29 Juni 2024. (Xinhua/Pu Xiaoxu)
Tenaga komputasi darat saat ini masih menjadi platform komputasi yang dominan, meskipun faktanya jaringan di darat mengandalkan konsumsi energi dalam jumlah besar yang mengakibatkan lonjakan tajam dalam biaya tenaga komputasi.
Beijing, China (Xinhua) – Zhejiang Lab dan ADA Space, sebuah perusahaan yang berspesialisasi dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) internet satelit kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), sepakat untuk bekerja sama mengembangkan ‘konstelasi komputasi luar angkasa’, lansir Science and Technology Daily pada Rabu (3/7).Saat ini, tenaga komputasi darat masih menjadi platform komputasi yang dominan, meskipun faktanya jaringan di darat mengandalkan konsumsi energi dalam jumlah besar yang mengakibatkan lonjakan tajam dalam biaya tenaga komputasi.Zhejiang Lab dan ADA Space telah menandatangani perjanjian kerja sama strategis untuk mendorong pengembangan sejumlah teknologi utama, penelitian teknik rekayasa (engineering), serta pengujian dan verifikasi untuk membangun ‘konstelasi komputasi luar angkasa’.
Roket pengangkut komersial CERES-1 yang membawa lima satelit lepas landas dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di China barat laut pada 31 Mei 2024. CERES-1 lepas landas dari situs peluncuran tersebut pada pukul 07.39 Waktu Beijing atau 06.39 WIB. Ini merupakan misi penerbangan ke-13 dari seri roket CERES-1. (Xinhua/Wang Haixia)
Sebuah roket pengangkut Kuaizhou-11 Y4 yang membawa empat satelit lepas landas dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di China barat laut pada 21 Mei 2024. Roket komersial itu diluncurkan pada pukul 12.15 Waktu Beijing atau pukul 11.15 WIB dari situs peluncuran tersebut. Keempat satelit itu, termasuk satelit Wuhan-1 dan satelit uji teknologi orbit ultrarendah, telah memasuki orbit yang telah ditentukan. (Xinhua/Wang Heng)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Ilmuwan China amati plasma Matahari untuk cegah kerusakan akibat cuaca luar angkasa
Indonesia
•
07 Feb 2024

COVID-19 – Uji vaksin Vietnam pada manusia dimulai 17 Desember
Indonesia
•
14 Dec 2020

Robot disinfeksi sterilkan Masjidil Haram 2.000 meter persegi per jam
Indonesia
•
28 Oct 2021

Awak Artemis II lampaui rekor jarak Apollo 13
Indonesia
•
07 Apr 2026


Berita Terbaru

China bantah AI-nya “meniru” AS: Kami membangunnya dengan kekuatan sendiri
Indonesia
•
10 Sep 2026

XPeng mulai produksi massal robot humanoid, IRON siap dijual ke dunia pada 2027
Indonesia
•
09 Sep 2026

Makam berusia lebih dari 4.000 tahun ditemukan di Saqqara, Mesir
Indonesia
•
09 Sep 2026

Huawei habiskan 319 triliun rupiah untuk riset, Mate XT 2 dan cip baru jadi hasilnya
Indonesia
•
07 Sep 2026
