
100.000 anak Lebanon terancam gagal masuk sekolah akibat dampak perang

Seorang anak laki-laki menerbangkan layang-layang di Beirut Corniche, Lebanon, pada 4 September 2021. (Xinhua/Bilal Jawich)
Beirut, Lebanon (Xinhua/Indonesia Window) – Sekitar 100.000 anak Lebanon berisiko tidak dapat mengikuti tahun ajaran baru kecuali jika sekolah-sekolah yang rusak akibat perang diperbaiki sebelum bulan September, demikian disampaikan Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) dalam sebuah pernyataan pada Kamis (2/7).
Peringatan tersebut disampaikan setelah survei berskala nasional yang dilakukan oleh UNICEF bersama Kementerian Pendidikan dan Pendidikan Tinggi Lebanon menemukan kerusakan yang meluas di seluruh sektor pendidikan negara itu akibat konflik Timur Tengah baru-baru ini.
Survei tersebut mengidentifikasi 340 lembaga pendidikan terdampak, termasuk sekolah-sekolah dan pusat-pusat kejuruan, dengan 17 di antaranya hancur dan banyak lainnya memerlukan perbaikan besar sebelum dapat dibuka kembali dengan aman.
UNICEF memperingatkan bahwa ketidakhadiran di sekolah yang dalam waktu yang berkepanjangan dapat meningkatkan berbagai risiko, seperti pekerja anak dan pernikahan dini.
Selain itu, badan tersebut juga menyatakan pihaknya sedang bekerja sama dengan otoritas setempat untuk merehabilitasi sekolah-sekolah yang rusak dan mempertahankan kegiatan belajar mengajar, sembari mendesak dana tambahan.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Unjuk rasa damai digelar di AS, protes dampak pabrik uranium
Indonesia
•
10 Oct 2023

AP, CNN simpulkan militer Israel sangat mungkin bunuh jurnalis Palestina
Indonesia
•
25 May 2022

COVID-19 – Unjuk rasa di Italia protes pembatasan lanjutan
Indonesia
•
27 Oct 2020

Analisis – Akankah aliansi oposisi baru Israel ‘Together’ patahkan dominasi Netanyahu dalam politik Israel?
Indonesia
•
30 Apr 2026


Berita Terbaru

Fokus Berita – Gelombang protes Eropa ungkap retaknya kepercayaan publik terhadap pemerintah
Indonesia
•
20 Oct 2026

Prancis berlakukan jam malam di sejumlah kota usai kerusuhan, 2.397 orang ditangkap
Indonesia
•
20 Oct 2026

Program Pangan Dunia butuh 8,1 triliun rupiah untuk operasi di Gaza dan Tepi Barat, bantuan mulai dipangkas
Indonesia
•
20 Oct 2026

Analisis – Kekerasan oleh pemukim di Tepi Barat jadi ujian Israel jelang pemilu
Indonesia
•
20 Oct 2026
