
Saat Uganda berhasil tekan Ebola, ancaman baru bernama Marburg muncul

Foto yang diabadikan pada 20 Mei 2021 ini memperlihatkan kantor pusat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Jenewa, Swiss. (Xinhua/Chen Junxia)
Jenewa, Swiss (Xinhua/Indonesia Window) – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi satu kasus penyakit akibat virus Marburg di Distrik Kyegegwa, Uganda barat, demikian diumumkan Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus saat menyampaikan sambutan pembuka dalam taklimat media WHO pada Kamis (2/7).
Menurut WHO, kasus tersebut terdeteksi melalui pengawasan penyakit yang diperketat untuk Ebola. Otoritas kesehatan Uganda melaporkan kasus terkonfirmasi itu kepada WHO pada 30 Juni. Sejak 21 Juni, tidak ada kasus baru Ebola yang dilaporkan di negara tersebut.
Otoritas kesehatan telah memberi tahu WHO bahwa mereka tengah memantau seluruh kontak yang teridentifikasi dari kasus Marburg tersebut, namun sejauh ini belum ada yang menunjukkan gejala. WHO mendukung investigasi untuk menentukan sumber paparan, mengevaluasi risiko kesehatan masyarakat, dan mendorong pelibatan masyarakat.
Menurut situs jejaring WHO, penyakit akibat virus Marburg (Marburg virus disease/MVD), yang sebelumnya dikenal sebagai demam berdarah Marburg, merupakan penyakit berat yang sering kali berakibat fatal pada manusia.
Rata-rata tingkat fatalitas kasus MVD mencapai sekitar 50 persen, meski dalam wabah-wabah sebelumnya, angka ini bervariasi antara 24 persen hingga 88 persen.
Perawatan suportif dini dengan rehidrasi, dan pengobatan simtomatik dapat meningkatkan peluang pasien untuk selamat.
Saat ini, belum ada vaksin maupun terapi antivirus yang disetujui untuk mengobati MVD, tetapi sejumlah kandidat vaksin dan terapi obat sedang dalam tahap pengembangan.
WHO menyatakan pihaknya terus bekerja sama dengan otoritas Uganda untuk mengendalikan potensi penyebaran dan akan memberikan informasi terbaru seiring perkembangan situasi.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Analisis – G7 yang dimanipulasi AS pecah belah dunia dan ciptakan ketegangan
Indonesia
•
22 May 2023

Rudal Iran hantam permukiman di Tepi Barat
Indonesia
•
08 Jun 2026

Menlu China desak Turkiye tanggapi serius kekhawatiran China terkait isu Xinjiang
Indonesia
•
04 Feb 2023

AS sebut ketergantungan NATO pada militernya sudah tidak sehat
Indonesia
•
04 Jun 2026


Berita Terbaru

100.000 anak Lebanon terancam gagal masuk sekolah akibat dampak perang
Indonesia
•
03 Jul 2026

Kemenlu Iran: Pejabat dari 100 lebih negara akan hadiri pemakaman Ali Khamenei
Indonesia
•
03 Jul 2026

Google kalah di pengadilan Uni Eropa, denda antimonopoli Rp84 triliun tetap berlaku
Indonesia
•
03 Jul 2026

Lampaui batas kritis 72 jam, pria ini selamat dari reruntuhan gempa Venezuela setelah tertimbun 8 hari
Indonesia
•
03 Jul 2026
