Kemenlu Iran: Pejabat dari 100 lebih negara akan hadiri pemakaman Ali Khamenei

Orang-orang berkumpul untuk memberikan penghormatan kepada mendiang pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei di Teheran, Iran, pada 1 Maret 2026. (Xinhua/Kantor Berita Mehr)

Teheran, Iran (Xinhua/Indonesia Window) – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Iran Esmaeil Baghaei pada Kamis (2/7) mengatakan bahwa pejabat dari 100 lebih negara akan menghadiri rangkaian upacara pemakaman mendiang pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB TV, Baghaei mengatakan para tamu asing tersebut meliputi kepala negara, ketua parlemen, menteri luar negeri, utusan khusus pemerintah, serta banyak tokoh dan kelompok masyarakat.

Baghaei mengatakan rangkaian upacara perpisahan dan pemakaman mendiang pemimpin Iran tersebut merupakan peristiwa yang "bersejarah dan sangat penting" bagi rakyat Iran.

Dia menyebutkan bahwa rangkaian upacara penghormatan dan perpisahan akan dimulai di ibu kota Iran, Teheran, pada Jumat (3/7) pagi waktu setempat dengan dihadiri berbagai tokoh dan kelompok masyarakat, kemudian akan dilanjutkan pada sore hari dengan kehadiran para pejabat tinggi dari luar negeri dan tokoh politik dari berbagai negara.

Dalam pernyataannya pada Selasa (30/6), Ali Akbar Pourjamshidian, wakil menteri dalam negeri Iran sekaligus kepala kantor pusat penyelenggara pemakaman, mengatakan bahwa setelah upacara pada Jumat, prosesi perpisahan akan digelar di aula salat Mosalla Imam Khomeini di Teheran pada Sabtu (4/7) dan Ahad (5/7).

Sementara itu, prosesi pemakaman dijadwalkan dilaksanakan pada Senin (6/7) pekan depan dan diperkirakan akan dihadiri sejumlah besar massa dari Iran maupun negara-negara lain di kawasan.

Pada Selasa (7/7), sebuah upacara akan digelar di Kota Qom, Iran tengah, dan pada Rabu (8/7), jenazah Ali Khamenei akan dipindahkan ke Irak untuk upacara lebih lanjut. Dia akan dimakamkan di Kota Mashhad, Iran timur laut, pada Kamis (9/7), imbuh Pourjamshidian.

Otoritas Iran telah mengumumkan penutupan berbagai layanan publik di Teheran mulai Sabtu hingga Selasa guna mendukung penyelenggaraan rangkaian upacara tersebut. Pemerintah juga telah menetapkan Kamis sebagai hari berkabung nasional.

Ali Khamenei tewas dalam serangan Amerika Serikat dan Israel di Teheran pada 28 Februari. Putranya, Mojtaba Khamenei, dipilih menjadi pemimpin tertinggi Iran yang baru pada Maret.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait