Banner

Chang’e-6 masuki orbit Bulan usai lakukan pengereman di dekat Bulan

Roket Long March-5, yang mengangkut wahana antariksa Chang’e-6, melesat dari landasan peluncurannya di Situs Peluncuran Antariksa Wenchang di Provinsi Hainan, China selatan, pada 3 Mei 2024. (Xinhua/Administrasi Luar Angkasa Nasional China)

Wahana penjelajah Bulan Chang’e-6 milik China berhasil melakukan prosedur pengereman di dekat Bulan sebelum memasuki orbit Bulan.

 

Beijing, China (Xinhua) – Wahana penjelajah Bulan Chang’e-6 milik China berhasil memasuki orbitnya, demikian disampaikan oleh Administrasi Luar Angkasa Nasional China (China National Space Administration/CNSA) pada Rabu (8/5).

Banner

Pada Rabu pukul 10.12 Waktu Beijing (09.12 WIB), Chang’e-6 berhasil melakukan prosedur pengereman di dekat Bulan sebelum memasuki orbit Bulan, menurut CNSA.

Prosedur pengereman di dekat Bulan merupakan kontrol orbit utama bagi Chang’e-6 selama penerbangannya. Pengereman ini membuat kecepatan relatifnya lebih rendah daripada kecepatan lepas Bulan (lunar escape velocity), sehingga dapat ditangkap oleh gravitasi Bulan dan terbang mengelilingi satelit alami Bumi itu.

Wahana penjelajah Bulan Chang'e-6
Roket Long March-5 yang mengangkut wahana antariksa Chang’e-6 lepas landas dari landasan peluncurannya di Situs Peluncuran Antariksa Wenchang, Provinsi Hainan, China selatan, pada 3 Mei 2024. China pada Jumat (3/5) meluncurkan wahana antariksa Chang’e-6 untuk mengumpulkan dan membawa pulang sampel dari sisi jauh Bulan yang misterius, yang merupakan upaya pertama dalam sejarah eksplorasi Bulan oleh manusia. (Xinhua/Administrasi Luar Angkasa Nasional China)

Didukung oleh satelit relai Queqiao-2, Chang’e-6 nantinya akan menyesuaikan ketinggian dan kemiringan orbit di sekitar Bulan, dan memilih waktu yang tepat untuk melakukan pemisahan kombinasi wahana pengorbit (orbiter)-pembawa pulang (returner) dan kombinasi wahana pendarat (lander)-pendaki (ascender).

Banner

Kemudian, kombinasi wahana pendarat-pendaki akan melakukan pendaratan lunak di Cekungan Kutub Selatan-Aitken untuk melaksanakan misi pengambilan sampel dan kembali ke sisi jauh Bulan sesuai rencana.

Laporan: Redaksi

Banner

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Banner
Banner

Iklan