Jumlah penumpang di bandara internasional Hong Kong naik 300 persen pada 2022

Foto dari udara yang diabadikan pada 14 Mei 2022 ini memperlihatkan landasan pacu ketiga di Bandar Udara Internasional Hong Kong di Hong Kong, China selatan. (Xinhua/Bandar Udara Internasional Hong Kong)

Bandara Internasional Hong Kong (Hong Kong International Airport/HKIA) melayani total 5,7 juta penumpang pada 2022, menandai peningkatan tahunan (year on year/yoy) sebesar 318,4 persen.

 

Hong Kong (Xinhua) – Otoritas Bandar Udara Hong Kong (Airport Authority Hong Kong/AAHK) pada Senin (16/1) mengumumkan bahwa pada 2022, Bandar Udara Internasional Hong Kong (Hong Kong International Airport/HKIA) melayani total 5,7 juta penumpang, menandai peningkatan tahunan (year on year/yoy) sebesar 318,4 persen.

Pada 2022, total throughput kargo dan pergerakan penerbangan mengalami penurunan masing-masing sebesar 16,4 persen dan 4,2 persen ke angka 4,2 juta ton dan 138.700, kata AAHK.

Data menunjukkan bahwa pada Desember 2022, HKIA melayani 1,6 juta penumpang, melonjak 938,7 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, sementara lalu lintas dari dan ke kawasan Asia Tenggara dan Jepang mengalami peningkatan paling signifikan.

Pada Desember 2022, pergerakan penerbangan meningkat 8,7 persen (yoy) menjadi 15.770, sedangkan throughput kargo mengalami penurunan sebesar 26,4 persen menjadi 351.000 ton dibandingkan dengan Desember 2021. Sementara itu, kargo impor dan ekspor turun masing-masing 33 persen dan 26 persen (yoy), tunjuk data tersebut.

CEO AAHK Fred Lam mengatakan bahwa lalu lintas penumpang di HKIA mulai meningkat pada kuartal terakhir 2022 setelah pemerintah Daerah Administratif Khusus (Special Administrative Region/SAR) Hong Kong melonggarkan pembatasan perjalanan dan persyaratan karantina untuk pelaku perjalanan yang hendak masuk pada paruh kedua 2022.

Lam mengatakan dia yakin lalu lintas penumpang akan semakin pulih di Bandara Internasional Hong Kong dengan dimulainya kembali perjalanan normal yang teratur dan komprehensif dengan China Daratan.

Laporan: Redaksi

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan