
Trump pecat Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Kristi Noem

Foto yang diabadikan menggunakan kamera ponsel ini menunjukkan orang-orang mengikuti aksi protes di Minneapolis, Minnesota, Amerika Serikat (AS), pada 24 Januari 2026. Seorang pria tewas ditembak oleh sejumlah agen federal di Minneapolis, kota terbesar di Negara Bagian Minnesota, AS, pada Sabtu (24/1) pagi waktu setempat, kata pihak berwenang. (Xinhua)
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Kamis (5/3) mengumumkan bahwa dirinya akan mengganti Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Kristi Noem di tengah meningkatnya kekecewaan bipartisan terhadap kepemimpinan Noem.
"Saya dengan bangga mengumumkan bahwa Senator AS yang Sangat Dihormati asal Negara Bagian Oklahoma, Markwayne Mullin, akan menjabat sebagai Menteri Keamanan Dalam Negeri (DHS) AS, mulai 31 Maret 2026," tutur Trump dalam platform media sosial Truth Social.
"Menteri saat ini, Kristi Noem, yang telah melayani kita dengan baik, dan meraih berbagai hasil yang luar biasa ... akan menjabat sebagai Utusan Khusus untuk The Shield of the Americas, Inisiatif Keamanan baru di Belahan Bumi Barat yang akan kami umumkan pada Sabtu (7/3) di Doral, Florida. Saya berterima kasih kepada Kristi atas pengabdiannya di 'Homeland'," imbuh Trump.
Pengumuman itu, yang merupakan perombakan Kabinet AS pertama sejak masa jabatan kedua Trump, disampaikan tak lama setelah media AS melaporkan bahwa presiden tersebut sedang mempertimbangkan untuk memecat Noem, yang berada di bawah tekanan bipartisan usai sejumlah petugas penegak hukum federal menembak mati dua warga AS di Minneapolis.
Trump, yang sudah merasa frustasi dengan Noem, "geram" atas kinerjanya pekan ini dalam sidang dengar pendapat Kongres AS dan sedang mempertimbangkan untuk memecatnya, lapor NBC News, mengutip sejumlah anggota parlemen dan pihak yang mengetahui dengan pembahasan tersebut.
"Hal terakhir yang mendorong Trump kehilangan kesabarannya adalah sikap agresif Noem dalam sidang dengar pendapat di hadapan Komite Yudisial Senat AS pada Selasa (3/3), yang menunjukkan kekecewaan bipartisan terhadap kepemimpinan Noem, ujar sejumlah penasihat tersebut," menurut sebuah laporan dari The Wall Street Journal.
"Keputusan Noem mengalokasikan 200 juta dolar AS untuk sebuah kampanye iklan, yang menampilkan dirinya menyerukan kepada mereka yang bermukim secara ilegal di AS agar melakukan deportasi mandiri, membuat jengkel presiden selama berbulan-bulan karena gaya promosi Noem yang menonjolkan dirinya sendiri," papar laporan tersebut.
*1 dolar AS = 16.886 rupiah
Noem menghadapi tekanan yang semakin meningkat dalam beberapa pekan terakhir menyusul penembakan fatal terhadap dua warga AS di Minneapolis. Pada 7 Januari, seorang petugas Badan Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai (Immigration and Customs Enforcement) menembak mati warga AS bernama Renee Good (37). Pada 24 Januari, sejumlah petugas Patroli Perbatasan (Border Patrol) menembak mati warga AS bernama Alex Pretti (37).
Kecaman tersebut berfokus pada komentar Noem yang menggambarkan para korban melakukan "aksi terorisme dalam negeri", klaim yang tidak didukung oleh bukti video.
Pengangkatan menteri Departemen Keamanan Dalam Negeri AS harus mengantongi persetujuan dari Senat AS, di mana Partai Republik menguasai kursi mayoritas.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Malaysia berharap Biden selesaikan perang dagang China-AS
Indonesia
•
22 Jan 2021

Negara-negara besar Eropa berjanji terus dukung Ukraina
Indonesia
•
15 Dec 2024

Gedung Putih konfirmasi pembicaraan langsung dengan Hamas untuk bebaskan sandera
Indonesia
•
06 Mar 2025

Perkuat sistem antidoping global, WADA setujui daftar larangan baru
Indonesia
•
14 Sep 2024


Berita Terbaru

Komisi PBB: Israel lakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Palestina
Indonesia
•
28 Oct 2026

Ukraina dan Rusia mulai gencatan senjata kemanusiaan di Oleshky
Indonesia
•
28 Oct 2026

Serangan udara Arab Saudi hantam Sanaa saat Houthi klaim lancarkan serangan ke Riyadh
Indonesia
•
26 Oct 2026

Jepang tanggapi serius kebakaran besar 530.000 hektare di Mongolia yang terkait kegiatan Mobicom
Indonesia
•
27 Oct 2026
