Negara-negara besar Eropa berjanji terus dukung Ukraina

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berbicara di hadapan awak media sebelum Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Dewan Eropa di Brussel, Belgia, pada 27 Juni 2024. Uni Eropa (UE) dan Ukraina menandatangani sejumlah perjanjian keamanan saat KTT Dewan Eropa digelar di Brussel pada Kamis (27/6). (Xinhua/Zhao Dingzhe)
Negara-negara besar Eropa akan meningkatkan bantuan militer, ekonomi, dan keuangan untuk Ukraina, termasuk memobilisasi tambahan pendanaan dari Eropa.
Berlin, Jerman (Xinhua/Indonesia Window) – Menteri Luar Negeri (Menlu) Jerman Annalena Baerbock melangsungkan pertemuan dengan menlu dari negara-negara besar Eropa pada Kamis (12/12) untuk menegaskan kembali dukungan mereka bagi Ukraina dalam "perjalanan yang tidak dapat diubah" menuju integrasi penuh Euro-Atlantik, termasuk keanggotaan NATO.Negara-negara tersebut akan meningkatkan bantuan militer, ekonomi, dan keuangan untuk Ukraina, termasuk memobilisasi tambahan pendanaan dari Eropa, demikian menurut pernyataan bersama yang dikeluarkan oleh menlu Jerman, Prancis, Italia, Polandia, Spanyol, Inggris, serta perwakilan tinggi Uni Eropa (UE) untuk urusan luar negeri dan kebijakan keamanan.
Seorang pejalan kaki melewati sebuah generator listrik di Kiev, Ukraina, pada 4 Desember 2024. (Xinhua/Peter Druk)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Sri Lanka pilih presiden baru pada 20 Juli
Indonesia
•
17 Jul 2022

Populasi turun, Taipei tawarkan hadiah uang tunai kepada pengantin baru
Indonesia
•
01 Mar 2022

Meksiko kecam blokade ekonomi AS terhadap Kuba sebagai "hal yang keji"
Indonesia
•
04 Nov 2022

Sebulan setelah serangan mendadak Israel, Iran tetap waspada
Indonesia
•
14 Jul 2025
Berita Terbaru

Kongres AS bantah klaim Trump soal militer Rusia dan China di Greenland
Indonesia
•
10 Feb 2026

Fokus Berita - Ilmuwan dunia pun terjerat godaan Epstein
Indonesia
•
10 Feb 2026

Sekjen PBB sebut semua permukiman Israel di Tepi Barat yang diduduki tidak punya validitas hukum
Indonesia
•
10 Feb 2026

Pejabat Palestina sebut Trump berupaya jadikan "Dewan Perdamaian" alternatif PBB
Indonesia
•
09 Feb 2026
