
Trump kembali tegaskan klaimnya bahwa perang Iran "jauh lebih cepat dari jadwal"

Asap membubung setelah terjadi ledakan di Teheran, Iran, pada 23 Maret 2026. (Xinhua/Shadati)
Gedung Putih sedang berupaya mengatur pertemuan di Pakistan pada akhir pekan ini untuk membahas jalan keluar guna mengakhiri perang dengan Iran.
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Kamis (26/3) kembali menegaskan kerangka waktu empat hingga enam pekan yang diklaimnya telah ditetapkan sejak awal perang melawan Iran, yang kini memasuki pekan keempat tanpa ada tanda-tanda yang jelas akan berakhir.
"Kami memperkirakan akan membutuhkan waktu sekitar empat hingga enam pekan untuk mencapai misi kami, dan kami jauh lebih cepat dari jadwal," ujar Trump dalam sebuah pertemuan di Gedung Putih.
"Jika Anda melihat apa yang telah kami lakukan dalam hal penghancuran negara itu, maksud saya, kami jauh lebih cepat," kata Trump. "Setelah 26 hari berjalan, kami benar-benar jauh lebih cepat dari jadwal."
Sementara itu, Trump membantah laporan yang menyebutkan bahwa dia sangat ingin mengakhiri perang melalui diplomasi, dengan mengatakan justru Iran-lah yang telah mengambil langkah untuk memulai kembali pembicaraan dan terserah pada Iran untuk meyakinkan Trump agar menghentikan serangan.
"Mereka memohon agar bisa mencapai kesepakatan," ujar Trump.
Trump telah memberi tahu para sekutunya bahwa dia ingin perang ini berakhir dalam beberapa pekan ke depan, lapor The Wall Street Journal pada Kamis.
Sebuah laporan CNN pada Rabu (25/3) menyebutkan bahwa Gedung Putih sedang berupaya mengatur pertemuan di Pakistan pada akhir pekan ini untuk membahas jalan keluar guna mengakhiri perang.
AS dan Israel memulai serangan udara skala besar terhadap Iran pada 28 Februari, mengganggu pengiriman global, menyebabkan harga minyak melonjak, dan mengguncang perekonomian global.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Berkas Epstein indikasikan potensi kejahatan terhadap kemanusiaan
Indonesia
•
20 Feb 2026

Hamas normalisasi hubungan dengan Suriah dalam kunjungan ke Damaskus
Indonesia
•
21 Oct 2022

Alasan risiko keamanan, AS izinkan staf nonesensial kedubes tinggalkan Israel
Indonesia
•
01 Mar 2026

Kanada akan bangun angkatan bersenjata di Arktik
Indonesia
•
13 Mar 2026


Berita Terbaru

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026

Iran tolak proposal gencatan senjata AS, Trump sebut langkah itu "tidak dapat diterima"
Indonesia
•
11 May 2026

Para pemimpin ASEAN rilis pernyataan bersama soal krisis Timur Tengah di KTT ASEAN 2026
Indonesia
•
10 May 2026

AS-Iran kembali bentrok, AS tak ingin eskalasi
Indonesia
•
08 May 2026
