
Trump desak Iran hentikan serangan rudal ke Israel dan kembali ke meja perundingan

Orang-orang menghadiri upacara pemakaman Alireza Tangsiri, panglima tertinggi Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC), serta personel angkatan bersenjata lainnya yang tewas dalam serangan Amerika Serikat dan Israel, di Teheran, Iran, pada 1 April 2026. (Xinhua/Shadati)
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Ahad (7/6) mendesak Iran agar berhenti meluncurkan rudal ke Israel dan kembali ke meja perundingan setelah Teheran menembakkan serangkaian rudal balistik terbaru.
"Apa yang akan saya sarankan kepada Iran: Anda telah menembakkan rudal Anda, sudah cukup," ujar Trump kepada Fox News. "Kembali ke meja (perundingan) dan buat kesepakatan."
Trump juga mengeklaim bahwa Washington dan Teheran hampir mencapai kesepakatan sebelum Iran meluncurkan rudal-rudal itu sebelumnya pada hari yang sama.
"Kami hampir (mencapai kesepakatan). Saya kira perjanjian akan ditandatangani pada Senin (8/6), Selasa (9/6), atau Rabu (10/6) dalam pekan mendatang. Dan, sekarang hal ini (serangan ini) malah terjadi," ujarnya.
"Hal ini tentu saja tidak akan membantu (proses) perundingan," tutur Trump.
Dalam sesi wawancara lainnya dengan outlet media AS, Axios, Trump menyampaikan dirinya akan menelepon Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu dan mendesaknya agar tidak membalas serangan rudal Iran.
"Saya akan menelepon Bibi sekarang dan memintanya agar tidak membalas. Keduanya telah menikmati momen menyenangkan mereka. Israel telah melancarkan serangannya, dan Iran juga sudah melancarkan serangannya. Kami tidak memerlukan serangan lainnya," imbuh Trump.
Menurut CNN, Iran menembakkan sedikitnya 10 rudal balistik ke Israel dalam sedikitnya tiga gelombang terpisah pada Ahad. Militer Israel menuturkan semua rudal tersebut berhasil dicegat.
Dua narasumber Israel yang pernyataannya dikutip oleh CNN mengatakan bahwa Israel akan memberikan respons yang "kuat" terkait serangan itu, sehingga memicu kekhawatiran perihal eskalasi lebih lanjut di kawasan tersebut.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Istana Buckingham umumkan Raja Inggris Charles III didiagnosis kanker
Indonesia
•
06 Feb 2024

Sekjen PBB desak gencatan senjata di Gaza serta aksi terkait perubahan iklim dan AI
Indonesia
•
18 Jan 2024

Apa kriteria pemimpin ideal menurut Xi Jinping? Ini isi artikel terbarunya
Indonesia
•
01 Jul 2026

Krisis Afrika Timur memburuk, 40,5 juta orang kini terancam kelaparan
Indonesia
•
16 Jul 2026


Berita Terbaru

Perang AS-Iran masuk bulan keenam, ekonomi global masih bertahan? Ini jawaban IMF
Indonesia
•
12 Sep 2026

PBB: 1.500 warga Palestina terusir akibat pembongkaran Israel di Tepi Barat
Indonesia
•
12 Sep 2026

Aljazair putus hubungan diplomatik dengan UEA, duta besar diberi waktu 48 jam
Indonesia
•
12 Sep 2026

Houthi rebut kawasan Selat Bab al-Mandab, kuasai seluruh pesisir barat Yaman
Indonesia
•
12 Sep 2026
