
Sekjen PBB desak gencatan senjata di Gaza serta aksi terkait perubahan iklim dan AI

Foto yang diabadikan pada 15 Januari 2024 ini menunjukkan gedung-gedung yang hancur di Gaza City. Jumlah warga Palestina yang tewas akibat serangan Israel yang masih berlangsung di Jalur Gaza bertambah menjadi 24.285 orang, kata Kementerian Kesehatan yang berbasis di Gaza pada Selasa (16/1). (Xinhua/Abdul Rahman Salama)
Gencatan senjata kemanusiaan secepatnya di Gaza, dan proses yang menghasilkan perdamaian yang berkelanjutan bagi warga Israel dan Palestina, berdasarkan solusi dua negara, adalah satu-satunya cara untuk menghentikan penderitaan dan mencegah dampak limpahan (spillover) yang dapat membakar seluruh kawasan ini.
Davos, Swiss (Xinhua) – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres pada Rabu (17/1) menegaskan kembali seruannya untuk gencatan senjata kemanusiaan secepatnya di Gaza dan menekankan pentingnya solusi dua negara untuk masalah Palestina-Israel.Berbicara di Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) di Davos, Guterres mengatakan, "Dunia hanya diam ketika warga sipil, sebagian besar perempuan dan anak-anak, terbunuh, terluka, dibombardir, dipaksa meninggalkan rumah mereka, dan tidak diberikan akses ke bantuan kemanusiaan.""Saya mengulangi seruan saya untuk gencatan senjata kemanusiaan secepatnya di Gaza, dan proses yang menghasilkan perdamaian yang berkelanjutan bagi warga Israel dan Palestina, berdasarkan solusi dua negara," katanya. "Ini adalah satu-satunya cara untuk menghentikan penderitaan dan mencegah dampak limpahan (spillover) yang dapat membakar seluruh kawasan ini."
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres memberikan keterangan kepada awak media mengenai situasi di Gaza di markas besar PBB di New York pada 15 Januari 2024. Guterres pada Senin (15/1) kembali menyerukan gencatan senjata kemanusiaan secepatnya di Gaza saat konflik memasuki hari ke-100. (Xinhua/UN Photo/Loey Felipe)
Richard Browning dari Inggris terbang menggunakan jetsuit dalam demonstrasi terbang di pameran GoTech World di Bucharest, Rumania, pada 9 November 2023. GoTech World, sebuah acara teknologi informasi dan digital selama dua hari di Eropa Tengah dan Timur, memamerkan berbagai solusi teknologi terutama yang berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). (Xinhua/Cristian Cristel)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

AS hapus syarat tes COVID-19 untuk pelaku perjalanan internasional
Indonesia
•
11 Jun 2022

Putin teken perjanjian untuk aneksasi wilayah Ukraina
Indonesia
•
01 Oct 2022

Kemenlu China: Praktik hegemonik AS adalah akar penyebab risiko keamanan
Indonesia
•
08 Jun 2023

PM Kamboja tegaskan kembali kesediaannya untuk "gencatan senjata segera dan tanpa syarat" di perbatasan dengan Thailand
Indonesia
•
28 Jul 2025


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
