
Istana Buckingham umumkan Raja Inggris Charles III didiagnosis kanker

Raja Inggris Charles III mengunjungi Desa Transylvania di Viscri, Rumania tengah, pada 6 Juni 2023. (Xinhua/Cristian Cristel)
Raja Inggris Charles III didiagnosis menderita kanker dan telah mulai menjalani perawatan. Diagnosis tersebut muncul tak lama setelah raja berusia 75 tahun itu dirawat karena pembesaran prostat.
London, Inggris (Xinhua) – Raja Inggris Charles III didiagnosis menderita kanker dan telah mulai menjalani perawatan, menurut pengumuman Istana Buckingham pada Senin (5/2).Diagnosis tersebut muncul tak lama setelah raja berusia 75 tahun itu dirawat karena pembesaran prostat."Yang Mulia telah dirawat karena pembesaran prostat jinak. Selama intervensi inilah masalah terpisah yang menjadi perhatian dicatat dan kemudian didiagnosis sebagai bentuk kanker," kata juru bicara istana.Sebuah pernyataan dari Istana Buckingham mengatakan bahwa Raja "hari ini telah memulai jadwal perawatan rutin, di mana dia telah disarankan oleh para dokter untuk menunda tugas-tugas yang berhubungan dengan publik."Menurut pernyataan tersebut, selama periode ini, Raja akan terus "menjalankan urusan kenegaraan dan dokumen seperti biasa."
Suasana Istana Buckingham di London, Inggris, pada 19 Juli 2022. (Xinhua/Tim Ireland)
Raja Inggris Charles III meninggalkan Istana Buckingham untuk menjalani upacara penobatannya di Westminster Abbey di London, Inggris, pada 6 Mei 2023. (Xinhua/Li Ying)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pria Palestina tewas akibat serangan Israel di Tepi Barat
Indonesia
•
21 Mar 2025

Garda Revolusi Islam Iran nyatakan kesetiaan kepada pemimpin tertinggi baru Mojtaba Khamenei
Indonesia
•
09 Mar 2026

KTT NATO di Den Haag fokuskan target pengeluaran pertahanan 5 persen dari PDB
Indonesia
•
24 Jun 2025

Sumber sebut pasukan Israel menyusup ke desa-desa di Lebanon selatan
Indonesia
•
03 Oct 2024


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
