Trump ancam larang Bombardier jual jet di AS, perang dagang dengan Kanada memanas

Foto yang diabadikan pada 28 Agustus 2026 ini menunjukkan Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat. (Xinhua/Li Rui)

New York, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Senin (7/9) mengancam akan melarang produsen pesawat jet bisnis asal Kanada, Bombardier, menjual pesawatnya di AS, membuat ketegangan dagang antara Washington dan Ottawa meningkat.

Dalam sebuah unggahan di media sosial, Trump mengkritik produk Bombardier sebagai produk yang "tidak cukup bagus" dan menuding perusahaan tersebut sangat bergantung pada pelanggan, perusahaan, bandara, dan layanan AS, dengan mengeklaim bahwa lebih dari 50 persen pendapatannya berasal dari AS.

Trump juga menuduh Kanada membatasi bank dan perusahaan AS, termasuk produsen pesawat jet bisnis AS, Gulfstream Aerospace, untuk beroperasi di pasar Kanada.

"Jika mereka menginginkan pasar kita, mereka harus membangun (fasilitas) di sini," kata Trump.

Trump juga mendesak warga Amerika untuk membeli produk buatan AS, menggunakan maskapai penerbangan AS, serta mengonsumsi minuman beralkohol dan produk lainnya yang dibuat di Amerika.

Pernyataan Trump pada Senin tersebut merupakan ancaman besar kedua yang ditujukan kepada Bombardier dan pesawat buatan Kanada sepanjang tahun ini.

Pada 29 Januari, Trump mengatakan bahwa AS mencabut sertifikasi pesawat jet Global Express milik Bombardier dan pesawat buatan Kanada lainnya, serta mengancam akan mengenakan tarif sebesar 50 persen terhadap pesawat yang dijual ke AS kecuali Kanada memberikan sertifikasi untuk sejumlah pesawat jet bisnis Gulfstream.

Ancaman terbaru itu disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan antara AS dan Kanada. AS memberlakukan tarif sebesar 50 persen terhadap barang-barang Kanada senilai sekitar 20 miliar dolar AS yang berlaku mulai 22 Agustus, sementara Kanada membalas dengan memberlakukan tarif serupa terhadap impor AS dengan nilai setara, yang mulai berlaku pada Selasa (8/9).

*1 dolar AS = 17.653 rupiah

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait