
Suar matahari yang kuat berpotensi ganggu komunikasi

Ilustrasi. (Jongsun Lee on Unsplash)
Suar matahari yang kuat dapat menyebabkan hilangnya atau menurunnya sinyal radio HF secara langsung dan meluas di sebagian besar belahan Bumi yang diterangi Matahari. Pengguna komunikasi radio HF di wilayah-wilayah yang terdampak berpotensi mengalami gangguan dalam waktu singkat hingga beberapa jam.
Los Angeles, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Suar matahari kuat yang dipancarkan pada Rabu (4/2) dapat menyebabkan gangguan sementara terhadap komunikasi radio frekuensi tinggi (high-frequency/HF), sebut Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional (National Oceanic and Atmospheric Administration/NOAA) Amerika Serikat (AS).
Suar itu diklasifikasikan sebagai suar X4.2, urai NOAA. Suar kelas X merupakan kategori suar matahari paling intens, sedangkan angkanya menunjukkan tingkat kekuatan spesifik.
NOAA menyampaikan bahwa suar dengan kekuatan sebesar ini, yang terjadi pada dan di sekitar periode aktivitas surya terbesar (solar maximum), biasanya bukan fenomena yang umum terjadi, tetapi juga tidak tergolong kejadian luar biasa. Suar matahari yang begitu kuat seperti ini dapat bersifat impulsif, berlangsung selama beberapa menit, atau bertahan selama beberapa jam.
Menurut NOAA, suar itu dapat menyebabkan hilangnya atau menurunnya sinyal radio HF secara langsung dan meluas di sebagian besar belahan Bumi yang diterangi Matahari. Pengguna komunikasi radio HF di wilayah-wilayah yang terdampak berpotensi mengalami gangguan dalam waktu singkat hingga beberapa jam.
Suar matahari merupakan pancaran energi yang kuat dari Matahari. Erupsi terkaitnya juga dapat memengaruhi jaringan listrik dan sinyal navigasi, serta berpotensi menimbulkan risiko bagi pesawat luar angkasa dan astronaut.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pesawat latih AG100 buatan China mulai beroperasi komersial
Indonesia
•
09 Dec 2024

Ilmuwan China temukan spesies tanaman baru Oreocharis di China barat daya
Indonesia
•
08 Sep 2023

SMK Yogyakarta menang kompetisi robot internasional di Malaysia
Indonesia
•
18 Sep 2019

Tim peneliti China cetak rekor efisiensi untuk sel surya generasi berikutnya
Indonesia
•
01 Nov 2025


Berita Terbaru

Dari robot humanoid hingga eVTOL, jurnalis dunia saksikan wajah kota masa depan di Shenzhen
Indonesia
•
27 Jul 2026

Obat Davunetide berpotensi perlambat penyakit otak langka pada pasien perempuan
Indonesia
•
27 Jul 2026

Feature – Mengapa Indonesia tak pernah menemukan dinosaurus? Pameran ini ungkap alasannya
Indonesia
•
26 Jul 2026

Ilmuwan China berhasil kloning padi hibrida, tak perlu benih baru setiap tahun
Indonesia
•
26 Jul 2026
