Masuki tahun keempat, kekeringan parah terus bayangi sejumlah wilayah di Spanyol

Foto yang diabadikan pada 15 Agustus 2022 ini menunjukkan pemandangan Waduk Cijara di Extremadura, Spanyol. (Xinhua/Meng Dingbo)
Spanyol selalu mengalami kekeringan karena letak geografisnya, dan kenaikan suhu akibat perubahan iklim membuat kekeringan lebih sering terjadi.
Barcelona, Spanyol (Xinhua/Indonesia Window) – Sebagian besar wilayah di Spanyol selatan dan timur laut sedang berjuang menghadapi kekeringan terparah, yang kini memasuki tahun keempat meskipun baru-baru ini dilanda hujan badai, menurut laporan Badan Meteorologi Negara (Aemet) pada Jumat (11/10).Kapasitas reservoir secara nasional rata-rata mencapai 48 persen. Namun, Andalusia di Spanyol selatan dan Catalonia di Spanyol timur laut mengalami kondisi yang jauh lebih buruk, dengan rata-rata kapasitas reservoir masing-masing hanya 29 dan 27 persen. Beberapa reservoir di wilayah itu bahkan melaporkan tingkat kapasitas yang sangat rendah, yakni 15 persen.Pekan ini, komisi kekeringan Andalusia memberlakukan batasan konsumsi air sebesar 180 liter per penduduk per hari di sejumlah wilayah."Di selatan Semenanjung Iberia, di bagian selatan wilayah Andalusia, ini kekeringan terlama yang pernah tercatat, artinya tidak ada kekeringan yang berlangsung selama ini sejak 1960-an," jelas Juru bicara Badan Meteorologi Negara (Aemet), Ruben Del Campo.Presiden regional Andalusia, Juanma Moreno, telah meminta peningkatan sumber daya dari Uni Eropa untuk mengembangkan infrastruktur yang memungkinkan daerah yang dilanda kekeringan untuk "memaksimalkan dan menggunakan kembali setiap tetes air," katanya saat berkunjung ke Brussel pekan lalu.
Foto yang diabadikan pada 8 Mei 2023 ini menunjukkan sebuah danau yang kering di Malaga, Spanyol. (Xinhua/Meng Dingbo)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Gaya hidup sehat bantu cegah demensia
Indonesia
•
15 Apr 2022

Bank benih di Xizang China simpan lebih dari 10.000 sampel
Indonesia
•
08 Dec 2023

China gunakan robot pintar untuk tugas pemeliharaan teleskop FAST
Indonesia
•
08 Aug 2023

Penelitian: Makan berlebihan pada anak ganggu perkembangan otak
Indonesia
•
19 Mar 2022
Berita Terbaru

Studi sebut perubahan iklim picu lonjakan infeksi serius di wilayah terdampak banjir
Indonesia
•
09 Feb 2026

Rusia luncurkan amunisi peledak jarak jauh 30 mm untuk cegat ‘drone’
Indonesia
•
07 Feb 2026

Satelit BeiDou sediakan layanan komunikasi darurat tanpa cakupan seluler
Indonesia
•
07 Feb 2026

24.000 kematian di AS terkait dengan polusi asap karhutla
Indonesia
•
07 Feb 2026
