
Fakta konflik Rusia-Ukraina: Infrastruktur sipil rusak usai Rusia bombardir Kherson

Presiden Rusia Vladimir Putin menjawab pertanyaan wartawan di Moskow pada 22 Desember 2022. (Xinhua/Rilis Pers Kremlin)
Rusia melancarkan satu serangan udara dan lima serangan rudal, serta lebih dari 40 serangan sistem peluncur roket ganda (multiple launch rocket system/MLRS) ke seluruh Ukraina dalam beberapa hari terakhir.
Moskow/Kiev, Rusia/Ukraina (Xinhua) – Berikut perkembangan terkini dari krisis Ukraina:Hingga Senin (26/12) pagi waktu setempat, Rusia melancarkan satu serangan udara dan lima serangan rudal, serta lebih dari 40 serangan sistem peluncur roket ganda (multiple launch rocket system/MLRS) ke seluruh Ukraina dalam beberapa hari terakhir, demikian disampaikan Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina melalui akun Facebook.Di arah Kherson, Rusia melanjutkan penembakan artileri di daerah-daerah padat penduduk di sepanjang tepi kanan Sungai Dnieper, merusak infrastruktur sipil, lanjut unggahan Facebook tersebut.Rusia melakukan apa saja yang bisa dilakukannya untuk memastikan pembentukan zona aman di sekitar pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhia sesegera mungkin, demikian dilaporkan kantor berita Rusia TASS pada Senin (26/12), mengutip pernyataan Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Mikhail Galuzin.Membangun zona aman di sekitar fasilitas nuklir akan sangat mengurangi risiko kemungkinan kecelakaan nuklir, katanya.Rusia tidak berniat menjual minyak ke negara-negara yang mendukung batasan harga Barat, kata Menteri Keuangan Rusia Anton Siluanov pada Minggu (25/12) dalam sebuah wawancara, lapor TASS.Siluanov menyebutkan bahwa dalam konteks ini, Rusia dapat membatasi produksi minyaknya, tetapi secara umum akan berfokus pada reorientasi ekspor minyaknya ke negara-negara lain.Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak juga menuturkan bahwa Rusia tidak akan menjual minyak ke negara-negara yang memilih memberlakukan batasan harga, dan Rusia akan memangkas produksi minyak pada awal tahun depan, menurut TASS.Batasan harga minyak mentah lintas laut Rusia yang disetujui oleh Uni Eropa (UE), negara-negara Kelompok Tujuh (Group of Seven/G7) dan Australia mulai berlaku pada 5 Desember.Presiden Rusia Vladimir Putin pada Ahad (25/12) mengatakan bahwa negaranya "bertindak ke arah yang benar" ketika menjawab pertanyaan apakah Moskow mendekati garis berbahaya terkait situasi di Ukraina."Menurut saya itu tidak berbahaya. Saya pikir kami bertindak ke arah yang benar, melindungi kepentingan nasional kami, kepentingan warga negara kami, rakyat kami," kata Putin dalam sebuah wawancara dengan salah satu acara televisi Rusia.Dia memaparkan Rusia siap untuk bernegosiasi dengan seluruh partisipan dalam konflik tersebut terkait beberapa hasil yang dapat diterima, akan tetapi "bukan kami, justru merekalah, yang menolak negosiasi."Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Barat tuduh China rebut teritorial Laut China Selatan dengan banyak konstruksi
Indonesia
•
21 Dec 2022

AS klaim salah satu sekutunya janji kirim satu baterai Patriot untuk Ukraina
Indonesia
•
15 May 2024

PM Kanada umumkan pengunduran diri, pemimpin oposisi mengeluh "tidak ada yang berubah"
Indonesia
•
07 Jan 2025

Panjang jalan tol di China capai 177.000 km hingga akhir 2022
Indonesia
•
25 Nov 2023


Berita Terbaru

Uni Eropa gelontorkan dana 1 miliar dolar AS untuk dukung pemulihan Gaza
Indonesia
•
14 Jul 2026

Pemuda Palestina sedang cari pekerjaan tewas ditembak saat masuk Yerusalem Timur
Indonesia
•
14 Jul 2026

Iran umumkan pelayaran di Selat Hormuz tak bisa dilalui usai eskalasi dengan AS
Indonesia
•
13 Jul 2026

Prancis hentikan pengoperasian reactor nuklir akibat gelombang panas
Indonesia
•
13 Jul 2026
