
Meski dikritik Netanyahu, kanselir Jerman tetap pertahankan keputusan embargo senjata ke Israel

Kanselir Jerman Friedrich Merz menghadiri konferensi pers musim panas di Berlin, Jerman, pada 18 Juli 2025. (Xinhua/Li Hanlin)
Jerman tidak bersedia memasok senjata untuk Israel yang terlibat dalam konflik di Gaza, yang kini tampaknya hanya akan diselesaikan melalui cara militer, sebuah cara yang akan mengakibatkan jatuhnya ratusan ribu korban sipil.
Berlin, Jerman (Xinhua/Indonesia Window) – Kanselir Jerman Friedrich Merz pada Ahad (10/8) mempertahankan keputusannya untuk menghentikan ekspor senjata ke Israel, dengan mengatakan bahwa langkah tersebut mencerminkan ketidaksetujuan Jerman dengan pemerintah Israel.Dalam wawancara dengan lembaga penyiaran publik Jerman ARD, Merz mengatakan keputusan itu diambil setelah diskusi selama berpekan-pekan dan dipicu oleh langkah kabinet keamanan Israel untuk meningkatkan konflik militer di Jalur Gaza.Merz menyuarakan kekhawatirannya mengenai rencana evakuasi Gaza City. Dia juga menekankan bahwa Jerman tidak bersedia memasok senjata untuk konflik yang kini tampaknya hanya akan diselesaikan melalui cara militer, sebuah cara yang akan mengakibatkan jatuhnya ratusan ribu korban sipil.Keprihatinan yang mendalam atas operasi militer Israel di Gaza telah berulang kali disampaikan sang kanselir. Meski demikian, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Jumat (8/8) malam menyampaikan kekecewaannya kepada Merz atas keputusan Jerman untuk menangguhkan semua ekspor peralatan militer ke Israel, menuduh Berlin "memberikan keuntungan bagi terorisme Hamas dengan mengembargo senjata ke Israel."Meskipun tetap mempertahankan embargo senjata sementara, kanselir Jerman itu menegaskan bahwa kebijakan fundamental Jerman terhadap Israel tetap tidak berubah, dan menekankan bahwa negaranya "tanpa keraguan berdiri di sisi" Israel.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Saudi tutup sementara akses umroh cegah virus corona
Indonesia
•
27 Feb 2020

Presiden Ukraina berharap dapat segera implementasi perjanjian dengan AS
Indonesia
•
27 Dec 2022

Dirjen IAEA peringatkan risiko insiden nuklir di wilayah Kursk, Rusia
Indonesia
•
28 Aug 2024

Sedikitnya 42 warga Palestina tewas akibat serangan Israel di Gaza tengah
Indonesia
•
03 Nov 2024


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
