
Putin sebut Rusia ingin akhiri perang di Ukraina dengan solusi diplomatik

Foto yang diabadikan pada 30 September 2022 ini memperlihatkan sejumlah layar yang menampilkan Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan pidato di Moskow, Rusia. (Xinhua/Cao Yang)
Rusia ingin mengakhiri perang di Ukraina secara cepat dengan melibatkan solusi diplomatik, dan terbuka untuk negosiasi.
Jakarta (Indonesia Window) – Presiden Vladimir Putin mengatakan pada hari Kamis (22/12) bahwa Rusia ingin mengakhiri perang di Ukraina dan ini pasti akan melibatkan solusi diplomatik.Putin melontarkan komentar tersebut, kemungkinan akan ditanggapi dengan skeptis oleh Ukraina dan sekutunya, sehari setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menjamu Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Gedung Putih dan menjanjikan dukungan AS yang berkelanjutan dan tak tergoyahkan.“Tujuan kami bukan untuk memutar roda konflik militer, tetapi sebaliknya, untuk mengakhiri perang ini,” kata Putin. “Kami akan berusaha untuk mengakhiri ini, dan tentu saja lebih cepat lebih baik.”Rusia terus-menerus mengatakan terbuka untuk negosiasi, tetapi Ukraina dan sekutunya mencurigai taktik untuk mengulur waktu setelah serangkaian kekalahan dan kemunduran Rusia yang telah mengayunkan momentum perang 10 bulan di Kyiv.“Saya telah mengatakan berkali-kali: intensifikasi permusuhan menyebabkan kerugian yang tidak dapat dibenarkan,” kata Putin kepada wartawan.“Semua konflik bersenjata berakhir dengan satu atau lain cara, dengan semacam negosiasi di jalur diplomatik,” tambahnya. “Cepat atau lambat, pihak mana pun dalam keadaan konflik duduk dan membuat kesepakatan. Semakin cepat kesadaran ini datang kepada mereka yang menentang kita, semakin baik. Kami tidak pernah menyerah dalam hal ini.”Rusia mengatakan, Ukraina menolak untuk berbicara, sementara Kyiv mengatakan Rusia harus menghentikan serangannya dan menyerahkan semua wilayah yang telah direbutnya.Putin juga mengecilkan pentingnya sistem pertahanan udara Patriot yang disetujui Biden untuk disuplai ke Zelenskyy, dengan mengatakan Rusia akan menemukan cara untuk melawannya.Dia mengatakan itu (Patriot) “cukup tua” dan tidak berfungsi seperti sistem S-300 Rusia. “Penawar akan selalu ditemukan,” katanya, menegaskan bahwa Rusia akan “menghancurkan” Patriot. “Jadi yang mereka lakukan sia-sia. Itu hanya memperpanjang konflik, itu saja.”Putin juga mengatakan batasan harga yang dikenakan pada minyak Rusia oleh negara-negara Barat, yang dirancang untuk membatasi kemampuannya mendanai perang, tidak akan merusak ekonomi Rusia. Dia mengatakan, dirinya akan menandatangani keputusan awal pekan depan untuk menetapkan tanggapan Rusia.Sumber: ReutersLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Iran bantah lancarkan serangan ‘drone’ ke Azerbaijan, sebut kemungkinan Israel di balik serangan itu
Indonesia
•
06 Mar 2026

Fokus Berita – Gencatan senjata sia-sia, Gaza digempur serangan udara Israel, sedikitnya 32 warga Palestina tewas
Indonesia
•
01 Feb 2026

Kamboja dan Thailand saling tuduh, PM Kamboja serukan pertemuan darurat dengan DK PBB
Indonesia
•
25 Jul 2025

Kementerian Pertahanan Rusia sebut pasukannya rebut kembali 3 permukiman di wilayah Kursk
Indonesia
•
11 Mar 2025


Berita Terbaru

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026

Iran tolak proposal gencatan senjata AS, Trump sebut langkah itu "tidak dapat diterima"
Indonesia
•
11 May 2026

Para pemimpin ASEAN rilis pernyataan bersama soal krisis Timur Tengah di KTT ASEAN 2026
Indonesia
•
10 May 2026

AS-Iran kembali bentrok, AS tak ingin eskalasi
Indonesia
•
08 May 2026
