
Realisasi investasi asal China di Indonesia naik 22 persen pada Q1 2026

Foto dari udara yang diabadikan pada 9 November 2023 ini menunjukkan 'booster station' di pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung di Waduk Cirata, Purwakarta, Provinsi Jawa Barat. (Xinhua/Xu Qin)
Realisasi investasi asal China di Indonesia pada kuartal pertama 2026 mencapai 2,2 miliar dolar AS, meningkat 22 persen dibandingkan periode yang sama setahun sebelumnya, dengan hampir separuh realisasi investasi itu mengalir ke industri hilirisasi.
Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – Laporan terbaru dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia (RI) menunjukkan realisasi investasi asal China pada kuartal pertama (Q1) 2026 mencapai 2,2 miliar dolar AS, meningkat 22 persen dibandingkan periode yang sama setahun sebelumnya, dengan hampir separuh realisasi investasi itu mengalir ke industri hilirisasi.
*1 dolar AS = 17.308 rupiah
Peningkatan investasi asal China ini lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan nilai penanaman modal asing (PMA) secara keseluruhan yang hanya naik sebesar 8,5 persen secara tahunan (year on year/yoy). Selain itu, China tetap konsisten menjadi negara/kawasan penyumbang investasi terbesar ketiga dalam tiga bulan pertama 2026, setelah Singapura dengan investasi senilai 4,6 miliar dolar AS dan Hong Kong dengan investasi senilai 2,7 miliar dolar AS.
Dari total investasi China tersebut, hampir separuhnya mengalir ke sektor prioritas yang tercakup dalam program hilirisasi dengan nilainya mencapai 17,5 triliun rupiah atau sekitar 1,02 miliar dolar AS.
Dalam lawatan terbarunya ke China pada awal bulan ini, Menteri Investasi dan Hilirisasi RI Rosan Perkasa Roeslani menjajaki peluang investasi baru dengan mengunjungi sejumlah perusahaan yang sebagian besar bergerak dalam bidang inovasi dan teknologi energi terbarukan.
Rosan mengunjungi sejumlah perusahaan energi surya dan komponen pendukungnya, perusahaan baterai kendaraan listrik (EV) dan sistem penyimpanan energi, serta perusahaan industri kendaraan roda dua.
Rosan, yang juga menjabat sebagai CEO Danantara Indonesia, juga mengunjungi Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional (National Development and Reform Commission/NDRC) China untuk membahas upaya penguatan sinergi kebijakan strategis kedua negara.
"Pembahasan difokuskan pada berbagai aspek kerja sama, termasuk investasi, sinkronisasi kebijakan industri, serta dukungan terhadap pengembangan sektor prioritas nasional," tulis Rosan dalam unggahan di akun pribadinya di platform sosial Instagram pada 15 April.
China secara konsisten menjadi sumber utama investasi asing masuk ke Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Sepanjang 2021-2025, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM RI mencatatkan realisasi investasi asal China sebesar 34,4 miliar dolar AS, yang berkontribusi pada penyerapan lebih dari 700.000 tenaga kerja setempat.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pakar Mesir sebut Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra jadi "kekuatan pendorong" kerja sama China-Afrika
Indonesia
•
05 Oct 2022

Arab Saudi capai swasembada produksi kurma, hasilkan 1,6 juta ton per tahun
Indonesia
•
13 Aug 2024

Ekonomi Indonesia triwulan I 2025 tumbuh 4,87 persen
Indonesia
•
06 May 2025

Harga minyak jatuh di bawah 80 dolar dipicu kasus COVID Eropa
Indonesia
•
20 Nov 2021


Berita Terbaru

Trump ancam Inggris dengan "tarif besar" jika tak cabut pajak layanan digital
Indonesia
•
25 Apr 2026

Meta berencana pangkas 10 persen karyawan, Microsoft luncurkan program pensiun sukarela
Indonesia
•
25 Apr 2026

Total kapasitas terpasang tenaga nuklir China lampaui 120 juta kilowatt
Indonesia
•
24 Apr 2026

Microsoft umumkan investasi 17,9 miliar dolar AS untuk infrastruktur AS di Australia
Indonesia
•
24 Apr 2026
