
ZTE borong 3 penghargaan Selular Awards 2026, perkuat inovasi teknologi jaringan di Indonesia

ZTE dan MyRepublic menandatangani nota kesepahaman kerja sama untuk menghadirkan layanan internet 5G Fixed Wireless Access (FWA), MyRepublic Air, di sejumlah wilayah di luar Pulau Jawa pada awal bulan ini. (Sumber: ZTE Indonesia)
Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – Raksasa teknologi asal China, ZTE, sukses membawa pulang tiga penghargaan sekaligus dalam ajang penghargaan Selular Awards 2026, salah satu penghargaan tahunan bergengsi dalam industri telekomunikasi di Indonesia.
Dengan capaian ini, perusahaan berbasis di Shenzhen itu berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi di seluruh rantai nilai teknologi jaringan di Indonesia.
Dalam seremoni penghargaan yang berlangsung pada awal pekan ini, ZTE membawa pulang penghargaan untuk kategori teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) terbaik untuk Fixed Wireless Access (FWA), ekosistem jaringan AI terbaik, dan Native AI Baseband terbaik.
"Penghargaan ini memotivasi kami untuk terus menghadirkan inovasi bermakna yang menciptakan nilai bagi industri, pelanggan, bisnis, dan masyarakat," kata Direktur Pemasaran ZTE Indonesia, Kevin Fang, dalam keterangan resminya pada Kamis (11/6).
Penghargaan tersebut juga dinilai menjadi bukti kemampuan ZTE di bidang akses jaringan, pengembangan ekosistem, dan infrastruktur inti, yang semakin memperkuat posisinya sebagai mitra teknologi yang mendukung transformasi digital dan evolusi jaringan berbasis AI di Indonesia.
Seiring meningkatnya adopsi AI dan layanan berbasis data di Indonesia, kebutuhan terhadap infrastruktur jaringan yang cepat dan andal menjadi semakin krusial. Karena itu, ZTE berjanji akan terus menghadirkan inovasi teknologi jaringan di Indonesia, mulai dari akses pita lebar (broadband) hingga infrastruktur inti. Perusahaan juga menyediakan solusi FWA berbasis AI yang dirancang untuk memperluas konektivitas berkecepatan tinggi secara lebih efisien dan fleksibel.
ZTE juga berkomitmen terus memperdalam kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan mulai dari operator, perusahaan, dan mitra industri di Indonesia untuk mendukung transformasi digital nasional melalui inovasi berbasis AI, konektivitas cerdas, dan teknologi jaringan generasi berikutnya.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Whoosh layani lebih dari 90.000 penumpang selama libur panjang pekan lalu
Indonesia
•
19 May 2026

Pendapatan Indosat Ooreedoo meningkat 9,4 persen selama pandemik
Indonesia
•
30 Jul 2020

Proyek transmisi daya utama China 800 kilovolt mulai beroperasi penuh
Indonesia
•
31 Dec 2022

Minyak melonjak ke titik tertinggi 13 pekan dipicu permintaan bensin AS
Indonesia
•
09 Jun 2022


Berita Terbaru

Lepas L8 resmi meluncur di Indonesia, dibanderol Rp589 juta dengan Jarak tempuh hingga 1.300 km
Indonesia
•
28 Jul 2026

Malaysia tinggal selangkah lagi jadi negara berpenghasilan tinggi, ekonomi tumbuh 5,8 persen
Indonesia
•
28 Jul 2026

Indonesia raup 18,62 triliun rupiah dari Panda Bonds perdana, pasar keuangan China kian terbuka
Indonesia
•
28 Jul 2026

Ekonomi ASEAN+3 diproyeksikan tumbuh 4,1 persen pada 2026, didorong AI dan semikonduktor
Indonesia
•
28 Jul 2026
