
Kenya gelar KTT Green Games Afrika perdana

Foto yang diabadikan pada 31 Januari 2024 ini menunjukkan tampilan kantor pusat Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations Environment Programme/UNEP) di Nairobi, Kenya. (Xinhua/Wang Guansen)
Proyek Green Game Jam diharapkan dapat memobilisasi 1 juta warga pada tahun ini untuk mengambil tindakan melawan ancaman ekologi.
Nairobi, Kenya (Xinhua) – Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Gim Hijau (Green Games) Afrika perdana dibuka di Nairobi, ibu kota Kenya, pada Sabtu (24/2) untuk membantu menyuguhkan kekuatan karya-karya kreatif dalam menggalang aksi melawan berbagai ancaman terhadap kesehatan planet ini.KTT selama dua hari yang menyatukan para pelaku dan inovator di industri gim tersebut digelar menjelang sesi keenam Majelis Lingkungan Hidup Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEA-6) yang akan berlangsung mulai 26 Februari hingga 1 Maret di Nairobi.KTT yang diselenggarakan oleh Playing for the Planet Alliance, yang difasilitasi Program Lingkungan PBB (United Nations Environment Programme/UNEP), bersama Pan Africa Gaming Group (PAGG) tersebut bertujuan untuk menggarisbawahi peran industri gim dalam memajukan agenda hijau di Afrika.KTT itu digelar di Nairobi Game Development Center, sebuah tempat yang berfokus pada komunitas pengembang gim. Para pembicara dari industri teknologi dan hiburan diperkirakan akan menyampaikan pidato dalam KTT tersebut.Salah satu proyek yang akan disuguhkan dalam KTT itu adalah Green Game Jam, yang diharapkan dapat memobilisasi 1 juta warga pada tahun ini untuk mengambil tindakan melawan ancaman ekologi.Selain itu, beberapa studio pembuat gim terbaik di Afrika termasuk Usiku Games, Internet of Elephants, dan Mekon dari Kenya serta Sea Monster asal Afrika Selatan akan disorot dalam KTT tersebut.
Beberapa delegasi sesi kelima Majelis Lingkungan Hidup Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEA-5) mengamati sebuah instalasi seni yang menggambarkan botol-botol plastik mengalir dari keran di kantor pusat Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations Environment Programme/UNEP) di Nairobi, Kenya, pada 2 Maret 2022. (Xinhua/Long Lei)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Warga Palestina alami serangan Israel "paling kejam" di Tepi Barat dalam 20 tahun terakhir
Indonesia
•
04 Jul 2023

Pameran Cheng Ho di Jakarta perkuat kerja sama budaya China-Indonesia
Indonesia
•
12 Jul 2025

Berbagai upaya dilakukan untuk redam dampak gelombang panas di China
Indonesia
•
18 Aug 2022

Museum Hunan di China buka akses basis data digital makam berusia 2.000 tahun
Indonesia
•
09 Jan 2024


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
