
Ilmuwan temukan spesies tanaman baru Primula di Tibet, China barat daya

Foto yang diabadikan pada 19 Agustus 2023 ini menunjukkan pemandangan Danau Zhari Namco di Ali, Daerah Otonom Tibet, China barat daya. (Xinhua/Zhang Rufeng)
Primula medogensis yang ditemukan di Daerah Otonom Tibet, China barat daya, tumbuh di celah-celah tebing yang curam dan basah yang ditutupi lumut pada ketinggian antara 3.550 dan 3.700 meter.
Lhasa, Tibet (Xinhua) – Tim ilmuwan China menemukan sebuah spesies baru tanaman Primula di Daerah Otonom Tibet, China barat daya. Demikian diumumkan Institut Biologi Chengdu (Chengdu Institute of Biology/CIB) yang berada di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS).Temuan oleh para peneliti dari CIB itu baru-baru ini dipublikasikan di jurnal PhytoKeys.Dalam eksplorasi botani di wilayah Medog, Tibet, para peneliti menemukan sebuah spesies Primula yang luar biasa. Tanaman itu tumbuh di celah-celah tebing yang curam dan basah yang ditutupi lumut pada ketinggian antara 3.550 dan 3.700 meter.Dengan membandingkan tanaman tersebut dengan beberapa spesies Primula yang telah diketahui, para peneliti mengonfirmasi bahwa tanaman tersebut merupakan spesies baru dengan karakteristik yang unik, seperti akar berambut keabu-abuan yang lebat, bilah daun berbentuk menyerupai ginjal (reniform) dengan pinggiran yang meliuk-liuk, dan bunga-bunga soliter pada batangnya.Spesies baru ini diberi nama Primula medogensis yang diambil dari nama wilayah tempat spesies itu ditemukan.Eksplorasi lebih lanjut di daerah pegunungan sekitarnya diperlukan untuk penilaian yang memadai atas status konservasi spesies baru itu, ungkap penelitian tersebut.Menurut para peneliti, lebih dari 380 spesies Primula tersebar di China, dan penemuan spesies tanaman ini membantu memperkaya sumber daya botani dari genus tersebut di China.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Stasiun luar angkasa simulasi darat pertama kembangan China lolos tinjauan penerimaan
Indonesia
•
28 Feb 2024

Ilmuwan China kembangkan teknologi percetakan berwarna tanpa tinta
Indonesia
•
01 Mar 2023

COVID-19 – Pejabat Saudi: Tak ada efek ‘jangka panjang' dari vaksin
Indonesia
•
13 Jun 2021

Studi: Pasangan menikah berisiko lebih rendah terkena diabetes tipe 2
Indonesia
•
14 Feb 2023


Berita Terbaru

Superkomputer China LineShine puncaki TOP500, jadi yang pertama tembus 2 EFLOPS
Indonesia
•
26 Jun 2026

Terobosan AI medis! Teknologi ini bisa membantu mendeteksi skizofrenia lewat gelombang otak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Masayoshi Son: SoftBank fokus pada AI, cip, infrastruktur, dan robotik untuk percepat ekspansi
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Hampir 40 tahun jelajahi hutan, profesor BRIN temukan tiga spesies baru kantong semar, selamatkan Nepenthes Indonesia
Indonesia
•
25 Jun 2026
