
Presiden Meksiko tuduh AS campuri urusan dalam negeri negara lain

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador bereaksi dalam konferensi pers pagi di National Palace di Mexico City, ibu kota Meksiko, pada 6 Juni 2022. (Xinhua/Francisco Canedo)
Presiden Meksiko Lopez Obrador menuduh Departemen Luar Negeri Amerika Serikat "mencampuri" urusan dalam negeri negara-negara lain, seraya menegaskan bahwa demokrasi di Meksiko lebih tinggi daripada di Amerika Serikat.
Mexico City, Meksiko (Xinhua) – Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador pada Selasa (28/2) menuduh Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) "mencampuri" urusan dalam negeri negara-negara lain."Saat ini demokrasi di Meksiko lebih tinggi daripada di Amerika Serikat," kata presiden Meksiko itu dalam konferensi pers hariannya.
Anggota Garda Nasional Meksiko berpartisipasi dalam parade militer memperingati Hari Kemerdekaan Meksiko di Zocalo Square di Mexico City, Meksiko, pada 16 September 2022. Meksiko pada Jumat (16/9) merayakan peringatan 212 tahun perjuangan kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Spanyol dengan menyerukan perdamaian dunia dan menggelar berbagai kegiatan peringatan. (Xinhua/Xin Yuewei)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – Komisi Eropa pastikan kualitas vaksin Sputnik V Rusia
Indonesia
•
19 Mar 2021

AstraZeneca akan tarik vaksin COVID-19 menyusul adanya efek samping
Indonesia
•
08 May 2024

Irak umumkan penarikan penuh pasukan koalisi pimpinan AS dari wilayah federal
Indonesia
•
19 Jan 2026

Pakar Denmark sebut teori Nord Stream "dari segi politik sesuai dengan" Barat
Indonesia
•
09 Mar 2023


Berita Terbaru

Feature – Saat AfD menang 44 persen, seniman dan mahasiswa di Jerman timur mulai cemas
Indonesia
•
07 Sep 2026

Pengguna media sosial bisa ‘matikan’ rekomendasi algoritma, platform yang melanggar kena denda 1,27 triliun rupiah
Indonesia
•
08 Sep 2026

Trump ancam larang Bombardier jual jet di AS, perang dagang dengan Kanada memanas
Indonesia
•
08 Sep 2026

Israel ancam Iran lagi, Netanyahu: Kami bertekad menggulingkan Teheran
Indonesia
•
07 Sep 2026
