Aksi penembakan di dekat Gedung Putih, satu tersangka tewas dan satu warga terkena tembakan

Foto yang diabadikan pada 7 Mei 2026 ini menunjukkan Gedung Putih di belakang sebuah rambu lalu lintas di Washington DC, Amerika Serikat. (Xinhua/Li Rui)

Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Dinas Rahasia Amerika Serikat (United States Secret Service) menembak mati seorang pria di dekat Gedung Putih pada Sabtu (23/5) setelah pria itu berusaha mendekati pos pemeriksaan keamanan dan melepaskan tembakan ke arah petugas. Demikian dilaporkan media Amerika Serikat (AS).

Tembakan-tembakan tersebut memicu langkah penutupan, atau lockdown, di Gedung Putih. Seorang warga yang berada di sekitar lokasi kejadian terkena tembakan dan dilaporkan dalam kondisi kritis.

Menurut deskripsi laporan media AS, tersangka, yang kemudian meninggal di rumah sakit, diduga "mengalami gangguan emosional."

Insiden itu terjadi di dekat persimpangan Pennsylvania Avenue dan 17th Street Northwest, tepat di luar kompleks Gedung Putih.

Koresponden Gedung Putih ABC News, Selina Wang, mengatakan "Saya sedang merekam video untuk media sosial dari halaman utara Gedung Putih menggunakan iPhone ketika kami mendengar suara tembakan. Terdengar seperti puluhan tembakan. Kami diperintahkan untuk berlari ke ruang konferensi pers tempat kami berada sekarang," demikian paparnya.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait