
AS lancarkan serangan rudal di Karibia, presiden Kolombia serukan persatuan regional

Presiden Kolombia Gustavo Petro, yang juga menjabat sebagai presiden bergilir Komunitas Negara-negara Amerika Latin dan Karibia (Community of Latin American and Caribbean States/CELAC), menyampaikan pidato pada upacara pembukaan pertemuan tingkat menteri keempat Forum China-CELAC di Beijing, ibu kota China, pada 13 Mei 2025. (Xinhua/Shen Hong)
Presiden Gustavo Petro mendesak negara-negara Amerika Latin untuk bersatu menyusul serangan rudal Amerika Serikat terhadap kapal-kapal di Karibia.
Bogota, Kolombia (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Kolombia Gustavo Petro pada Selasa (7/10) mendesak negara-negara Amerika Latin untuk bersatu menyusul serangan rudal Amerika Serikat (AS) terhadap kapal-kapal di Karibia.Petro menuduh Wakil Kepala Staf Gedung Putih Stephen Miller telah mengatur serangan rudal tersebut berdasarkan "klaim palsu" bahwa strategi antinarkotika Kolombia telah gagal."Mereka membatalkan sertifikasi kami untuk menyembunyikan keberhasilan Kolombia dalam penyitaan narkoba, untuk melegitimasi kejahatan dan pengeboman tanpa pandang bulu," tutur Petro di platform media sosial X."Kami telah membuktikan sebaliknya," ujarnya, seraya menambahkan bahwa Kolombia akan menjadi negara penyita narkoba terbesar di dunia tahun ini, dengan penyitaan tahunannya diperkirakan mencapai 1.000 ton.Petro mengatakan "agresi bersenjata" AS tampaknya menandakan niat untuk menjustifikasi invasi di Karibia di masa mendatang, dan menyebutnya sebagai respons yang tidak rasional terhadap masalah narkoba."Karibia adalah lautan kebebasan," katanya. "Sudah waktunya untuk menyatukan seluruh Karibia. Lautan ini tidak bisa dihancurkan oleh kebohongan."Menurut otoritas AS, militer AS telah melancarkan empat serangan rudal sejak September di wilayah yang mereka sebut sebagai perairan internasional Laut Karibia, menewaskan 21 terduga "teroris narkotika".Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Israel konfirmasi serang Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Lebanon, "salah klasifikasi" karena cuaca
Indonesia
•
18 Nov 2025

Putin: Rusia siap dukung pengembangan nuklir damai Iran
Indonesia
•
20 Jun 2025

Pemimpin baru Hizbullah sebut akan lanjutkan strategi perang pendahulunya
Indonesia
•
31 Oct 2024

Sekjen PBB ingin kembali fokus pada solusi dua negara setelah krisis Gaza
Indonesia
•
24 Nov 2023


Berita Terbaru

Serangan terhadap pemukim di Tepi Barat tembus 1.000 kasus tahun ini
Indonesia
•
13 Jun 2026

Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol divonis 30 tahun penjara dalam kasus pengkhianatan negara
Indonesia
•
13 Jun 2026

Iran pastikan perundingan damai dengan AS masuki tahap akhir
Indonesia
•
13 Jun 2026

Iran laporkan 54 awak kapal tewas dan 253 kapal hancur sejak konflik dimulai
Indonesia
•
11 Jun 2026
