
Presiden AS kembali serukan larangan senapan serbu

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden meninggalkan Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 21 November 2022. (Xinhua/Ting Shen)
Larangan senapan serbu kembali diserukan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, tidak lama usai dua insiden penembakan massal yang menarik banyak perhatian masyarakat dan terjadi dalam interval hanya beberapa hari.
Washington, AS (Xinhua) – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Kamis (24/11) kembali melontarkan seruan untuk melarang senapan serbu."Saya akan berusaha menyingkirkan senapan serbu," kata Biden kepada wartawan saat mengunjungi petugas pemadam kebakaran di Nantucket, Massachusetts.Pernyataan itu disampaikan tidak lama usai dua insiden penembakan massal yang menarik banyak perhatian masyarakat dan terjadi dalam interval hanya beberapa hari.Dalam insiden penembakan di sebuah kelab malam Colorado Springs akhir pekan lalu, seorang pria bersenjata menggunakan senapan AR-15, menewaskan lima orang dan melukai 19 lainnya."Saya muak dan lelah dengan aksi penembakan ini," tutur Biden pada Kamis. "Kita harus memiliki undang-undang senjata yang lebih ketat."Namun, peluang larangan senapan serbu mendapatkan persetujuan Kongres AS sangat kecil terjadi dalam waktu dekat.Kubu Republikan akan mengambil kendali Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS pada periode berikutnya dan kemungkinan akan menentang undang-undang untuk membatasi hak kepemilikan senjata.AS mencatatkan lebih dari 600 penembakan massal sejauh tahun ini, menurut Gun Violence Archive.Tahun lalu, negara itu membukukan angka yang mengejutkan dengan 690 penembakan massal, naik dari 610 insiden pada 2020 dan 417 pada 2019.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Finlandia tolak klaim Trump atas Greenland, tegaskan pulau itu milik Denmark
Indonesia
•
09 Jul 2026

ECDC dan EASA cabut protokol keselamatan kesehatan penerbangan COVID-19
Indonesia
•
30 Jun 2023

Sunak rombak kabinet, mantan PM Inggris David Cameron ditunjuk jadi menlu
Indonesia
•
14 Nov 2023

Blinken desak Israel untuk menahan diri dalam pernyataan publik pertamanya pascaserangan Iran
Indonesia
•
16 Apr 2024


Berita Terbaru

Perang AS-Iran masuk bulan keenam, ekonomi global masih bertahan? Ini jawaban IMF
Indonesia
•
12 Sep 2026

PBB: 1.500 warga Palestina terusir akibat pembongkaran Israel di Tepi Barat
Indonesia
•
12 Sep 2026

Aljazair putus hubungan diplomatik dengan UEA, duta besar diberi waktu 48 jam
Indonesia
•
12 Sep 2026

Houthi rebut kawasan Selat Bab al-Mandab, kuasai seluruh pesisir barat Yaman
Indonesia
•
12 Sep 2026
